Di Haul Almarhumin Sesepuh & Warga Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Airlangga: Berkat Doa Ulama, Ekonomi Tumbuh Stabil

Minggu, 07 Agustus 2022 - 09:29 WIB
“Dalam menangani pandemi Covid-19 kita menggunakan pola injak gas dan rem yang seimbang, sehingga rakyat masih bisa bekerja, pabrik tidak ditutup dan ekonomi bisa tetap berjalan,” sambung Airlangga.

Airlangga menjelaskan dunia sedang menghadapi ketidakpastian baru atau black swan. Hal ini, karena perang Rusia-Ukraina. Black swan artinya peristiwa tak terduga yang melampaui apa yang biasanya diharapkan dari suatu situasi dan memiliki konsekuensi cukup parah. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi global melambat menjadi 4,1% sampai 4,5% tahun ini.

Berbagai faktor ketidakpastian itu antara lain akibat munculnya varian baru Covid-19, disrupsi rantai pasok global dan konflik geopolitik Rusia-Ukraina, termasuk soal ketegangan yang terjadi belakangan di laut China Selatan.

“Salah satunya, karena doa para ulama kita masih optimistis, pertumbuhan ekonomi kita tetap stabil diangka 5,2%,” kata Airlangga yang juga didampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Watimpres Agung Laksono, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily, dan sejumlah fungsionaris Partai Golkar lainnya.

Pantauan di lapangan Haul Almarhumin sesepuh dan warga Pondok Buntet Pesantren Cirebon dibuka sejak 26 Juli 2022, dan berpuncak pada Sabtu, 6 Agustus 2022. Puncak acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan sholawat nabi yang dipimpin langsung oleh KH. Rif’at Syahid.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!