Ekonomi RI Melesat 5,44 Persen di Paruh Kedua, Kinerja Airlangga Dipuji
Senin, 08 Agustus 2022 - 12:50 WIB
Kepala BPS, Margo Yuwono mengatakan, bila melihat pertumbuhan secara tahunan, realisasi itu menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia trennya terus membaik karena mengalami pertumbuhan positif sejak kuartal III-2021, yang pada saat itu tercatat tumbuh 3,51 persen (yoy).
Pertumbuhan ekonomi Indonesia dipengaruhi sejumlah indikator baik global maupun domestik. Salah satunya pertumbuhan ekonomi mitra dagang utama di kuartal II-2022, tetap mengalami pertumbuhan meski melambat dari kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 juga dipengaruhi harga sejumlah komoditas di pasar global. Kondisi ini membuat kinerja neraca perdagangan RI mengalami suprlus USD15,55 miliar atau naik 148,01%.
"Dengan kenaikan harga komoditas global dan mitra dagang masih tumbuh positif di kuartal II ini, Indonesia mendapatkan windfall (keuntungan) dari kondisi itu," kata Margo.
Sementara dari sisi domestik, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat yang sangat meningkat dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya. "Karena membaiknya penangangan Covid-19, mobilitas penduduk semakin tinggi dibandingkan periode-periode sebelumnya. selain itu, daya beli juga terjaga tercermin dari akselerasi konsumsi dan aktivitas produksi," jelasnya.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia dipengaruhi sejumlah indikator baik global maupun domestik. Salah satunya pertumbuhan ekonomi mitra dagang utama di kuartal II-2022, tetap mengalami pertumbuhan meski melambat dari kuartal sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 juga dipengaruhi harga sejumlah komoditas di pasar global. Kondisi ini membuat kinerja neraca perdagangan RI mengalami suprlus USD15,55 miliar atau naik 148,01%.
"Dengan kenaikan harga komoditas global dan mitra dagang masih tumbuh positif di kuartal II ini, Indonesia mendapatkan windfall (keuntungan) dari kondisi itu," kata Margo.
Sementara dari sisi domestik, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat yang sangat meningkat dibandingkan kuartal-kuartal sebelumnya. "Karena membaiknya penangangan Covid-19, mobilitas penduduk semakin tinggi dibandingkan periode-periode sebelumnya. selain itu, daya beli juga terjaga tercermin dari akselerasi konsumsi dan aktivitas produksi," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :