Pendapatan Lippo Cikarang di Semester I/2022 Rp765 Miliar

Rabu, 10 Agustus 2022 - 16:52 WIB
Selanjutnya marjin laba kotor telah meningkat dari 45% di semester I/2021 menjadi 50% di semester I/2022 karena perubahan portofolio produk yang lebih menguntungkan, melihat kontribusi yang lebih tinggi dari penjualan hunian rumah tapak.

Lalu, EBITDA Perusahaan yang dilaporkan untuk semester I/2022 sebesar Rp266 miliar meningkat 52% YoY dari Rp175 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan EBITDA pada periode ini sejalan dengan peningkatan pendapatan dan laba kotor serta penurunan beban operasional sebesar 5,1% YoY menjadi Rp129 miliar.

(Baca juga:Lippo Cikarang Selenggarakan RUPST 2022, Setujui Perubahan Dewan Komisaris)

Disebutkan, pra penjualan hingga Juni 2022 telah mencapai 44% dari target tahun 2022 perseroan sebesar Rp1,45 triliun. Meskipun aktivitas bisnis pada kuartal kedua tahun ini lebih lambat, karena libur lebaran yang panjang dan dilanjutkan dengan libur sekolah.

Produk hunian rumah tapak LPCK yang menargetkan para pemilik rumah pertama, Waterfront Estates, memimpin total penjualan dengan kontribusi Rp361 miliar dan 348 unit terjual selama periode tersebut. Sedangkan penjualan tanah di kawasan industri juga menunjukkan kemajuan yang baik dengan pencapaian pra penjualan sebesar Rp149 miliar, sejalan dengan membaiknya aktivitas bisnis di kawasan Cikarang.

CEO PT Lippo Cikarang Tbk Rudy Halim melihat banyak peluang untuk terus tumbuh di industri properti. “Kami memiliki kemajuan yang baik dalam hal kinerja keuangan dan pencapaian pra penjualan di paruh pertama tahun 2022. Kami berharap di paruh kedua kami dapat terus membangun momentum ini untuk mencapai target 2022 kami,” kata Rudi Halim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!