Pertanda Baik buat The Fed, Inflasi AS di Juli Turun ke 8,5%

Rabu, 10 Agustus 2022 - 21:45 WIB
Sementara, CPI inti diperkirakan naik 0,5% dibandingkan bulan lalu dan naik sebesar 6,1 persen jika dibandingkan tahun lalu. Melambatnya kenaikan inflasi ini diharapkan dapat menghilangkan ugensi bank sentral AS atau The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga acuan dengan agresif.

Apalagi, harga bahan bakar turun 7,7% di bulan Juli, itu merupakan penurunan terbesar sejak April 2020, setelah pada bulan lalu naik sebesar 11,2%. Kemudian, harga utilitas turun 3,6% dari Juni, ini juga merupakan penurunan terbesar sejak Mei 2009.

Sedangkan, biaya makanan mengalami kenaikan sebesar 10,9% dari tahun lalu, terbesar sejak 1979. Biaya tempat tinggal, yang merupakan komponen jasa terbesar dan membentuk sekitar sepertiga dari keseluruhan indeks CPI mengalami kenaikan 0,5% dari Juni lalu dan naik 5,7% dari tahun lalu, terbesar sejak 1991.

Baca juga: Suami yang Menyuapi Istri Saat Makan, Diganjar Sama dengan Pahala Sedekah

Meski demikian, para pejabat The Fed ingin melihat tingkat inflasi akan terus melambat, terutama pada CPI inti. Masih akan ada satu putaran lagi terkait rilis data inflasi bulanan sebelum pertemuan untuk menentukan kebijakan berikutnya yang akan berlangsung pada 20-21 September mendatang.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!