Menteri Bahlil Mulai Pulihkan Kembali 2.065 IUP yang Sempat Dicabut

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 16:23 WIB
Menteri Bahlil akan memulihkan IUP yang pernah dicabut. Foto/IqbalDwiPurnama/MPI
JAKARTA - Menteri Invetasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya banyak ditanyakan oleh para pengusaha tambang perihal sejumlah izin yang sempat dicabut beberapa waktu lalu. Bahlil menjelaskan pencabutan dilakukan setidaknya pada 2.078 IUP (izin usaha pertambangan ), sedangkan yang sudah tercabut adalah 2.065 izin atau 98,4%.

Baca juga: China-Taiwan Memanas, Bahlil Ungkap Nasib Investasi Foxconn Rp120 Triliun



"Banyak pengusaha sudah nanya, kapan pemilihan itu dilakukan, dari total 2.078 IUP yang kami cabut, kami memberikan satu ruang untuk teman-teman pengusaha yang izinya dicabut melayangkan keberatan," kata Bahlil, Jumat (12/8/2022).

Lebih lanjut Bahlil menguraikan setidaknya saat ini sebanyak 700 IUP sudah masuk dalam verifikasi tahap pertama. IUP yang bakal dipulihkan tahap pertama sebanyak 80 izin.

Menurutnya izin-izin yang dicabut dan melayangkan keberatan tadi nantinya bakal mulai dipulihkan kembali mulai Senin (15/8/2022), namun demikian saat ini masih banyak yang masih dalam tahap verifikasi.

"Hari ini akan kami mulai lakukan pemulihan bertahap, sampai dengan akhir Agustus insya Allah akan selesai 75 sampai 80 izin, akan kami pilihkan start hari Senin," kata Bahlil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!