Subdisi BBM Bengkak, Motor di Atas 250 cc Haram Minum Pertalite

Jum'at, 12 Agustus 2022 - 22:33 WIB
Baca juga: Subsidi BBM Capai Rp502 Triliun, Jokowi: Negara Mana pun Tak Akan Kuat

Jika subsidi BBM terus dibiarkan di tengah harga minyak yang terus melonjak, kata dia, maka besar kemungkinannya 25% dari pendapatan negara habis hanya untuk belanja minyak.

"Karena kira harus menjaga beban rakyat, tetapi kita juga harus menjaga keseimbangan terhadap fiskal, karena dari Rp500-600 triliun (belanja subsidi), itu sama dengan 25% dari total pendapatan negara, apalagi subsidi itu tidak tepat sasaran," beber mantan ketua umum Hipmi.

Lebih lanjut Bahlil menjelaskan bahwa harga minyak yang ada di APBN sebetulnya berada di angka USD63-73 per barel, sedangkan harga minyak dunia sejak Januari - Juli 2022 sudah berada di kisaran USD100 per barel.

"Sekarang kita masih split sekitar Rp5.000, ini harga yang tinggi, ini yang menjadi beban subsidi kita. Mungkin subsidi kita tetap ada, tapi angkanya yang harus kita perkecil," tutup Bahlil.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!