Manfaatkan Teknologi Digital untuk Pacu Produktivitas dan Efisiensi Bisnis

Minggu, 14 Agustus 2022 - 22:12 WIB
Tantangan tersebut antara lain mengaburnya wawasan kebangsaan, menipisnya kesopanan dan kesantunan, menghilangnya budaya asli Indonesia, serta minimnya pemahaman tentang hak-hak digital.

“Ada pula persoalan kebebasan ekspresi yang berlebihan dan kurangnya toleransi terhadap perbedaan-perbedaan yang ada,” urainya.

Baca juga: Percepat Transformasi Digital, Kominfo Bangun 4.000 BTS di Wilayah 3T

Oleh karena itu, menurut Astri, dibutuhkan kompetensi berbudaya di dunia digital. Berbudaya di media digital yang ia maksud adalah kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila, serta Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan nyata sehari-hari.

“Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus menjadi landasan kecakapan digital,” pungkasnya.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Kominfo diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif di era industri 4.0.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!