Airlangga Optimistis Indonesia Bisa Kendalikan Hiperinflasi Hingga 2023
Selasa, 16 Agustus 2022 - 22:17 WIB
Baca juga: Segini Nih Harga BBM Pertamax dan Pertalite Sebenarnya Tanpa Subsidi
Namun, Airlangga menambahkan, kenaikan inflasi global yang meningkat dan bertransmisi ke ekonomi domestik perlu terus diwaspadai.
Hingga awal paruh kedua tahun ini, realisasi inflasi pada Juli 2022 tercatat sebesar 4,94% (YoY). Sebagaimana disampaikan presiden Jokowi, angka ini jauh di bawah rata-rata inflasi ASEAN yang berada di sekitar 7% dan jauh di bawah inflasi negara-negara maju yang berada di sekitar 9%.
“Implementasi berbagai program pengendalian inflasi berperan penting dalam menjaga daya beli dan stabilisasi harga dalam negeri,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengatakan Indonesia diprediksi menghadapi ancaman hiperinflasi pada September 2022, dengan angka inflasi di kisaran 10-12%.
Namun, Airlangga menambahkan, kenaikan inflasi global yang meningkat dan bertransmisi ke ekonomi domestik perlu terus diwaspadai.
Hingga awal paruh kedua tahun ini, realisasi inflasi pada Juli 2022 tercatat sebesar 4,94% (YoY). Sebagaimana disampaikan presiden Jokowi, angka ini jauh di bawah rata-rata inflasi ASEAN yang berada di sekitar 7% dan jauh di bawah inflasi negara-negara maju yang berada di sekitar 9%.
“Implementasi berbagai program pengendalian inflasi berperan penting dalam menjaga daya beli dan stabilisasi harga dalam negeri,” tandasnya.
Sebelumnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengatakan Indonesia diprediksi menghadapi ancaman hiperinflasi pada September 2022, dengan angka inflasi di kisaran 10-12%.
Lihat Juga :