Airlangga Akan Tekan Tantangan Hubungan Ekonomi dengan Eropa
Selasa, 30 Juni 2020 - 19:42 WIB
Menko Perekonomian juga mendukung kolaborasi antara Indonesia dan UE untuk memproduksi vaksin Covid-19 melalui skema co-production dan sharing biaya. ( Baca:AHY Temui Airlangga Hartarto, Ini yang Dibahas )
“Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan insentif pajak super deduksi (sampai 300%) untuk perusahaan-perusahaan farmasi yang mengembangkan vaksin Covid-19 di Indonesia," katanya.
Dia pun akan mendorong perdagangan bilateral, masing-masing pihak harus mengeliminasi dan mengurangi perhitungan tarif dan non-tarif antara keduanya, khususnya untuk produk makanan dan peralatan medis. UE dan beberapa negara anggota juga telah memberikan bantuan kepada Indonesia untuk penanganan pandemi Covid-19. Di antaranya, alat pelindung diri (APD), serta dana hibah untuk penguatan sektor kesehatan di Indonesia.
“Kita juga harus menguatkan kerja sama ekonomi digital dalam 'normal baru', melalui e-commerce, e-health dan e-learning,” tandasnya.
“Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang menyiapkan insentif pajak super deduksi (sampai 300%) untuk perusahaan-perusahaan farmasi yang mengembangkan vaksin Covid-19 di Indonesia," katanya.
Dia pun akan mendorong perdagangan bilateral, masing-masing pihak harus mengeliminasi dan mengurangi perhitungan tarif dan non-tarif antara keduanya, khususnya untuk produk makanan dan peralatan medis. UE dan beberapa negara anggota juga telah memberikan bantuan kepada Indonesia untuk penanganan pandemi Covid-19. Di antaranya, alat pelindung diri (APD), serta dana hibah untuk penguatan sektor kesehatan di Indonesia.
“Kita juga harus menguatkan kerja sama ekonomi digital dalam 'normal baru', melalui e-commerce, e-health dan e-learning,” tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :