Jelang Kenaikan Harga BBM Subsidi, Aksi Panic Buying Bakal Ditangkal

Senin, 29 Agustus 2022 - 13:34 WIB
Arya menyampaikan masyarakat harus memahami bahwa harga jual Pertalite dan Pertamax saat ini jauh di bawah harga keekonomian. Hingga Juli, lanjut Arya, konsumsi Pertalite sudah mencapai 16,84 juta kiloliter (KL) dengan harga jual sebesar Rp7.650 per liter atau di bawah harga keekonomian yang sebesar Rp14.500 per liter. Terdapat subsidi sebesar Rp114,5 triliun untuk Pertalite hingga Juli.

Pun, dengan harga solar yang dijual sebesar Rp5.510 per liter yang lebih rendah dari harga keekonomian yang sebesar Rp13.950 per liter atau terdapat selisih Rp8.800 per liter yang harus disubsidi pemerintah. Arya mengatakan konsumsi solar hingga Juli sudah mencapai 9,8 juta KL.

Baca juga: Polri Hadirkan 5 Tersangka dalam Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Besok Pagi

"Kalikan saja selisihnya, Rp200,7 triliun. Ini-lah yang disubsidi pemerintah hanya untuk Pertalite dan Solar hanya sampai Juli. Ini fakta, kalau ada yang bilang APBN cuma Rp11 triliun, dia halu," tutur dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!