BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,21% di Agustus 2022
Kamis, 01 September 2022 - 12:15 WIB
Margo mencatat bahwa beberapa wilayah sentra produksi hortikultura yang selama ini menjadi penyumbang utama inflasi mulai memasuki masa panen di Agustus 2022 dan berdampak pada pulihnya pasokan, antara lain Nganjuk, Probolinggo, dan Demak untuk bawang merah, dan Kediri serta Blitar untuk cabai.
"Deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,65% dengan IHK sebesar 115,34, sementara deflasi terendah terjadi di Depok dan Kediri masing-masing sebesar 0,01% dengan IHK masing-masing sebesar 113,29 dan 111,01," ungkap Margo.
Baca Juga: Bersiap Menghadapi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
Tercatat bahwa inflasi tertinggi terjadi di Ambon sebesar 0,82% dengan IHK sebesar 114,65 dan inflasi terendah terjadi di Bekasi sebesar 0,12% dengan IHK sebesar 113,74.
Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,80%; kelompok transportasi 0,08% ditambah serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03%.
"Deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,65% dengan IHK sebesar 115,34, sementara deflasi terendah terjadi di Depok dan Kediri masing-masing sebesar 0,01% dengan IHK masing-masing sebesar 113,29 dan 111,01," ungkap Margo.
Baca Juga: Bersiap Menghadapi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
Tercatat bahwa inflasi tertinggi terjadi di Ambon sebesar 0,82% dengan IHK sebesar 114,65 dan inflasi terendah terjadi di Bekasi sebesar 0,12% dengan IHK sebesar 113,74.
Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,80%; kelompok transportasi 0,08% ditambah serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03%.
(akr)
Lihat Juga :