MNC Asia Holding Fokus pada Perkembangan Digital
Jum'at, 02 September 2022 - 10:17 WIB
- Direktur : Yudi Hamka
- Direktur : Santi Paramita
Saham BHIT ditutup pada harga Rp 71 per saham (1 September 2022) dengan market cap Rp 6,1 triliun dan rasio PBV (Price Book Value) sebesar 0,33x. Mengingat Perseroan mempunyai kepemilikan tidak langsung sebesar 85,8% pada MSIN, dimana market cap MSIN tercatat senilai Rp 64,4 triliun, harga saham BHIT masih tergolong undervalue dan memiliki potensi kenaikan yang besar.
Ditambah, setelah penambahan modal Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) yang direncanakan rampung pada September 2022, BHIT akan mempunyai kepemilikan maksimal 56,97% di IATA. Hal ini akan membawa sentimen positif terhadap harga saham Perseroan.
Investasi Digital Perseroan
Anak perusahaan Perseroan di sektor media dan jasa keuangan, yaitu PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), gencar merealisasikan komitmennya dalam mengembangkan platform digital untuk mengakomodasi permintaan layanan online yang terus meningkat.
Perseroan dan anak perusahaannya menghasilkan peningkatan pendapatan yang signifikan dari layanan digital seperti yang terlihat dalam beberapa kuartal terakhir. MSIN baru-baru ini mengumumkan pertumbuhan pendapatan hampir dua kali lipat untuk hasil H1-2022, sebagian besar didorong oleh kinerja yang solid dalam konten dan iklan digital.
MSIN terus memantapkan pijakan sebagai perusahaan media digital paling dominan di Indonesia, secara konsisten memproduksi program dengan peringkat teratas dan paling banyak ditonton di berbagai genre, serta mengembangkan digital superapp, RCTI+ dan Vision+, yang secara kolektif telah melampaui 110 juta pengguna aktif.
Ditambah dengan peluncuran dari dua mobile game baru yang dikembangkan secara profesional pada H2-2022, MSIN percaya bahwa game tersebut akan dapat menarik pemain baru dan meningkatkan pendapatan dari penyelenggaraan dan streaming kompetisi profesional serta mikrotransaksi dalam game.
Di sisi lain, BCAP juga mengalami peningkatan pendapatan digital yang signifikan. Hal ini bisa diatribusi dari posisi BCAP yang gencar dalam mencari kemitraan strategis dengan berbagai merek ternama, serta membuat investasi yang signifikan untuk mendigitalisasi layanan anak perusahaannya dalam bentuk aplikasi, untuk membantu menjangkau dan melayani pengguna di daerah-daerah terpencil dan kurang terjangkau di Indonesia.
Aplikasi digital andalannya, MotionBanking terus menarik pengguna baru, dan baru-baru ini BCAP juga meluncurkan aplikasi pembiayaan digital, MotionCredit.
- Direktur : Santi Paramita
Saham BHIT ditutup pada harga Rp 71 per saham (1 September 2022) dengan market cap Rp 6,1 triliun dan rasio PBV (Price Book Value) sebesar 0,33x. Mengingat Perseroan mempunyai kepemilikan tidak langsung sebesar 85,8% pada MSIN, dimana market cap MSIN tercatat senilai Rp 64,4 triliun, harga saham BHIT masih tergolong undervalue dan memiliki potensi kenaikan yang besar.
Ditambah, setelah penambahan modal Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) yang direncanakan rampung pada September 2022, BHIT akan mempunyai kepemilikan maksimal 56,97% di IATA. Hal ini akan membawa sentimen positif terhadap harga saham Perseroan.
Investasi Digital Perseroan
Anak perusahaan Perseroan di sektor media dan jasa keuangan, yaitu PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) dan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), gencar merealisasikan komitmennya dalam mengembangkan platform digital untuk mengakomodasi permintaan layanan online yang terus meningkat.
Perseroan dan anak perusahaannya menghasilkan peningkatan pendapatan yang signifikan dari layanan digital seperti yang terlihat dalam beberapa kuartal terakhir. MSIN baru-baru ini mengumumkan pertumbuhan pendapatan hampir dua kali lipat untuk hasil H1-2022, sebagian besar didorong oleh kinerja yang solid dalam konten dan iklan digital.
MSIN terus memantapkan pijakan sebagai perusahaan media digital paling dominan di Indonesia, secara konsisten memproduksi program dengan peringkat teratas dan paling banyak ditonton di berbagai genre, serta mengembangkan digital superapp, RCTI+ dan Vision+, yang secara kolektif telah melampaui 110 juta pengguna aktif.
Ditambah dengan peluncuran dari dua mobile game baru yang dikembangkan secara profesional pada H2-2022, MSIN percaya bahwa game tersebut akan dapat menarik pemain baru dan meningkatkan pendapatan dari penyelenggaraan dan streaming kompetisi profesional serta mikrotransaksi dalam game.
Di sisi lain, BCAP juga mengalami peningkatan pendapatan digital yang signifikan. Hal ini bisa diatribusi dari posisi BCAP yang gencar dalam mencari kemitraan strategis dengan berbagai merek ternama, serta membuat investasi yang signifikan untuk mendigitalisasi layanan anak perusahaannya dalam bentuk aplikasi, untuk membantu menjangkau dan melayani pengguna di daerah-daerah terpencil dan kurang terjangkau di Indonesia.
Aplikasi digital andalannya, MotionBanking terus menarik pengguna baru, dan baru-baru ini BCAP juga meluncurkan aplikasi pembiayaan digital, MotionCredit.
(akr)
Lihat Juga :