Pengusaha Pribumi Ngaku Sudah Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Subsidi
Minggu, 04 September 2022 - 13:00 WIB
Sarman juga mengapresiasi langkah pemerintah yang sudah menyiapkan dana bantuan langsung tunai (BLT) dengan anggaran Rp24,17 triliun yang akan disalurkan kepada 20,65 juta kelompok keluarga penerima manfaat sebesar Rp600 ribu.
Tak cuma itu, Hippi juga meminta pemerintah daerah mengalokasikan 2% dari dana transfer umum atau dana alokasi umum dan dana bagi hasil dalam bentuk subsidi transportasi. Pelaku usaha berharap agar berbagai bansos dan subsidi yang akan didistribusikan pemerintah harus tepat waktu dan tepat sasaran.
"Jangan sampai ada lagi warga yang menerima yang bukan haknya,untuk itu diperlukan data yang akurat dan pengawasan yang tepat," kata Sarman.
Baca juga: Rajapaksa Kembali ke Sri Lanka, Disambut Hangat dan Dikalungi Bunga oleh Pendukungnya
Pelaku usaha juga mengajak kepada berbagai kalangan agar dapat memahami kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi, sesuatu yang tidak mudah bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan ini.
Tak cuma itu, Hippi juga meminta pemerintah daerah mengalokasikan 2% dari dana transfer umum atau dana alokasi umum dan dana bagi hasil dalam bentuk subsidi transportasi. Pelaku usaha berharap agar berbagai bansos dan subsidi yang akan didistribusikan pemerintah harus tepat waktu dan tepat sasaran.
"Jangan sampai ada lagi warga yang menerima yang bukan haknya,untuk itu diperlukan data yang akurat dan pengawasan yang tepat," kata Sarman.
Baca juga: Rajapaksa Kembali ke Sri Lanka, Disambut Hangat dan Dikalungi Bunga oleh Pendukungnya
Pelaku usaha juga mengajak kepada berbagai kalangan agar dapat memahami kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi, sesuatu yang tidak mudah bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan ini.
(uka)
Lihat Juga :