Menguak Rahasia Kenapa Harga BBM di Malaysia Lebih Murah dari Indonesia

Senin, 05 September 2022 - 14:24 WIB
Baca Juga: Efek Kenaikan Solar ke Biaya Logistik Bisa Mencapai 40 Persen

Dia mengatakan pemerintah akan menerapkan mekanisme subsidi bahan bakar yang lebih tepat sasaran. Diterangkan bahwa grup T20 (kelompok masyarakat ekonomi atas dengan penghasilan lebih dari Rp37 juta per bulan) menikmati subsidi bahan bakar hingga 8 miliar ringgit atau setara Rp26,9 triliun.

Sementara kelompok B40 (kelompok ekonomi bawah dengan pendapatan di bawah Rp 16 juta) hanya menikmati subsidi bahan bakar sebesar 6 miliar ringgit (Rp20,1 triliun).

Dalam jawaban tertulis parlemen, Tengku Zafrul Aziz mengatakan mekanisme subsidi tetap sasaran saat ini sedang diuji. "Pengujian (awal) akan diikuti dengan penerapan yang lebih luas," katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah ingin memastikan kelayakan mekanisme di daerah perkotaan dan pedesaan.

"Ini (pengujian) diperkirakan akan memakan waktu antara tiga dan enam bulan sebelum sistem baru diterapkan secara nasional," katanya menanggapi pertanyaan tentang apa yang dilakukan pemerintah untuk memastikan subsidi lebih tepat sasaran.

Tengku Zafrul mengatakan, penerapan mekanisme subsidi BBM ditargetkan akan dilaksanakan secara bertahap untuk memastikan tidak menimbulkan inflasi atau mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Tahun ini, subsidi BBM diperkirakan akan merugikan pemerintah sekitar RM30 miliar.

Harga BBM Pertamina per 3 September 2022.

- Pertalite: Rp10.000 per liter
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!