Mengenal Pipa Nord Stream 1, Saluran Utama Gas Rusia ke Eropa

Senin, 12 September 2022 - 14:32 WIB
Transgas Utara bekerja sama dengan perusahaan gas Jerman Ruhrgas yang kemudian menjadi bagian dari E.ON, dan dipecah menjadi E.ON dan Uniper. Sebuah Survei rute dilakukan di zona ekonomi eksklusif Finlandia, Swedia, Denmark, dan Jerman untuk melakukan studi kelayakan pipa.

Pada tanggal 24 april 2001, Gazprom, Fortum, Ruhrgas, dan Wintershall mengadopsi pernyataan mengenai studi kelayakan bersama untuk pembangunan pipa. Hingga pada 18 November 2002, pelaksanaan proyek disetujui oleh Gazprom.

Pada 8 September 2005, Gazprom, BASF, dan E.ON menandatangani perjanjian dasar tentang pembangunan Pipa Gas Eropa Utara. Hingga pada akhir November 2005, Perusahaan Pipa Gas Eropa kemudian berganti nama menjadi Nord Stream AG. Nord merupakan bahasa Jerman dari utara. Hingga pada 4 Oktober 2006, pipa dan perusahaan yang beroperasi secara resmi berganti nama menjadi Nord Stream AG.

Setelah Nord Stream AG didirikan, semua informasi yang berkaitan dengan proyek pipa, termasuk hasil survei dasar laut tahun 1998, dipindahkan dari Transgas Utara ke perusahaan baru, dan pada 2 November 2006, Transgas Utara resmi dibubarkan.

Baca Juga: Uni Eropa Akui Susah Payah Cari Pengganti Gas Rusia
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!