Dirut BRI Optimistis Cetak Laba Bersih Rp40 Triliun Tahun Ini
Rabu, 14 September 2022 - 20:30 WIB
Vivi juga menyampaikan net interest margin (NIM) BRI sampai akhir tahun diperkirakan berada di rentang 7,7% hingga 7,9%.
Sementara, cost of credit berada di kisaran 2,7% hingga 2,9%, pertumbuhan overhead cost berada di kisaran 6% hingga 8% dan Non Perfofming Loan (NPL) ada di kisaran 2,8% hingga 3%.
Secara konsolidasian sampai dengan kuartal II/2022, laba bersih BRI naik signifikan sebesar 98,4% secara tahunan (YoY) menjadi Rp24,9 triliun.
Total Aset BRI tumbuh 6,4% YoY mencapai Rp1.652,8 triliun dengan penyaluran kredit meningkat 8,7% YoY menjadi Rp1.104,8 triliun.
Baca juga: Beredar Link Palsu Mengatasnamakan Bank BRI, Nasabah Diminta Waspada
Proporsi kredit UMKM BRI pun terus merangkak naik, dari 82,5% pada akhir kuartal II/2021 menjadi 83,3% pada akhir kuartal II/2022.
Sementara, cost of credit berada di kisaran 2,7% hingga 2,9%, pertumbuhan overhead cost berada di kisaran 6% hingga 8% dan Non Perfofming Loan (NPL) ada di kisaran 2,8% hingga 3%.
Secara konsolidasian sampai dengan kuartal II/2022, laba bersih BRI naik signifikan sebesar 98,4% secara tahunan (YoY) menjadi Rp24,9 triliun.
Total Aset BRI tumbuh 6,4% YoY mencapai Rp1.652,8 triliun dengan penyaluran kredit meningkat 8,7% YoY menjadi Rp1.104,8 triliun.
Baca juga: Beredar Link Palsu Mengatasnamakan Bank BRI, Nasabah Diminta Waspada
Proporsi kredit UMKM BRI pun terus merangkak naik, dari 82,5% pada akhir kuartal II/2021 menjadi 83,3% pada akhir kuartal II/2022.
Lihat Juga :