Kemenperin Ungkap Penyebab Tren Kendaraan Listrik yang Kian Meningkat

Kamis, 15 September 2022 - 07:45 WIB
Animo kendaraan listrik kian meningkat di tengah persoalan harga BBM. Foto/YudistiroPranoto/MPI
JAKARTA - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak serta merta berdampak negatif, melainkan dapat menjadi momentum masyarakat untuk beralih ke kendaraan rendah emisi atau kendaraan listrik , meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon.

Baca juga: Harga BBM Mahal, Ridwan Kamil Sebut Kendaraan Listrik Solusi Jangka Panjang



“Meningkatnya minat masyarakat ke kendaraan rendah emisi juga dapat mengurangi konsumsi BBM dan melakukan diversifikasi energi. Sehingga dapat mengurangi ketergantungan Indonesia akan harga minyak global,” kata Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian Taufiek Bawazier di ajang GIIAS Surabaya 2022, Rabu (14/9/2022).

Taufiek mengemukakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan GIIAS yang memberikan informasi dan edukasi kepada para pengunjung tentang keunggulan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

“Pada penyelenggaraan GIIAS 29th di ICE BSD beberapa waktu lalu, terdapat tren kenaikan yang cukup signifikan dari masyarakat yang tertarik untuk memiliki kendaraan teknologi elektrifikasi (xEV), baik kendaraan berjenis hybrid sampai dengan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB),” papar Taufiek.

Besarnya animo masyarakat tersebut dapat terlihat dari terjualnya 1.594 unit kendaraan xEV dengan rincian 1.274 unit BEV/ KBLBB dan 320 unit kendaraan hybrid. Penjualan ini jauh lebih besar daripada penjualan EV selama satu tahun periode di tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!