Kebangkitan UMKM Tebat Lereh Jadi Bukti Nyata Kinerja Menparekraf Sandiaga Uno
Kamis, 15 September 2022 - 15:30 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat kunjungan kerja di Desa Wisata Tebat Lereh Meringang, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam. FOTO/Istimewa
JAKARTA - Air Terjun Cughup Napal Kuning dan Rumah Baghi Suku Besemah adalah dua di antara potensi wisata unggulan di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel). Selasa sore (13/9/2022), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berkesempatan datang mengunjungi destinasi wisata tersebut. Tepatnya di Desa Wisata Tebat Lereh Meringang, Kelurahan Penjalang, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagar Alam.
Desa Tebat Lereh masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022. Tentu bukan perkara mudah. Mereka telah melalui proses uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa. Mereka nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari mitra strategis Kemenparekraf.
ADWI merupakan salah satu program unggulan penggerak kebangkitan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata Indonesia yang sedang digalakan oleh Kemenparekraf untuk kedua kalinya. Tema tahun ini adalah Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit. Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing Global, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas
Desa Tebat Lereh masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022. Tentu bukan perkara mudah. Mereka telah melalui proses uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa. Mereka nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari mitra strategis Kemenparekraf.
ADWI merupakan salah satu program unggulan penggerak kebangkitan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata Indonesia yang sedang digalakan oleh Kemenparekraf untuk kedua kalinya. Tema tahun ini adalah Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit. Program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing Global, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas
Lihat Juga :