Restrukturisasi Kredit Diramal Kadin Bisa Capai Rp 2.800 Triliun
Kamis, 02 Juli 2020 - 22:06 WIB
“Modal kerja dibutuhkan UMKM dan pengusaha dalam kita mencoba untuk bergerak kembali, karena kita tahu walaupun supply dan demand sedang tertekan tapi kalau tidak ada modal kerjanya, proses restrukturisasi yang sudah berjalan ini tidak akan lebih optimal,” ungkapnya.
(Baca Juga: New Normal Jadi Angin Segar Bagi Industri Manufaktur, Produksi Masih Tertahan )
Rosan mengatakan, bahwa dalam waktu yang relatif singkat tekanan terhadap dunia usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah, menjadi sangat besar akibat pandemi. Sementara, stimulus yang disiapkan pemerintah, menurut dia, implementasinya masih agak lambat.
"Karena kita lihat banyak perusahaan mengajukan restrukturisasi kredit lantaran bisnisnya terdampak," jelasnya.
(Baca Juga: New Normal Jadi Angin Segar Bagi Industri Manufaktur, Produksi Masih Tertahan )
Rosan mengatakan, bahwa dalam waktu yang relatif singkat tekanan terhadap dunia usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah, menjadi sangat besar akibat pandemi. Sementara, stimulus yang disiapkan pemerintah, menurut dia, implementasinya masih agak lambat.
"Karena kita lihat banyak perusahaan mengajukan restrukturisasi kredit lantaran bisnisnya terdampak," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :