Sebagian Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Akan Diimpor dari China
Senin, 19 September 2022 - 15:01 WIB
Ke depan, lanjut Dany, pihaknya perlu menyusun roadmap atau peta jalan terkait kemandirian bahan baku baterai agar Indonesia tidak tergantung pada impor dari negara lain.
"Walaupun hanya 20% jumlahnya apakah kita akan melakukan aksi korporasi untuk mengambil tambang lithium di luar negeri ataukah seperti apa ini? Indonesia Battery Corporation (IBC) sedang menyusun roadmap, paling tidak ketergantungan impor bisa kita kurangi dan juga kita bisa melihat masa depan IBC sebagai investment company," tuturnya.
IBC sebagai konsorsium BUMN nantinya memproduksi baterai untuk kendaraan listrik di Indonesia. IBC sendiri digadang-gadang mampu menjadi market leader di Asia Tenggara (ASEAN).
Baca juga: Fakta Westminster Abbey Tempat Pemakaman Ratu Elizabeth II
Empat BUMN yang tergabung dalam IBC di antaranya, MIND ID, PT Pertamina, PT PLN, dan PT Aneka Tambang. Holding tersebut memiliki mandat khusus untuk mengelola ekosistem industri baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
"Walaupun hanya 20% jumlahnya apakah kita akan melakukan aksi korporasi untuk mengambil tambang lithium di luar negeri ataukah seperti apa ini? Indonesia Battery Corporation (IBC) sedang menyusun roadmap, paling tidak ketergantungan impor bisa kita kurangi dan juga kita bisa melihat masa depan IBC sebagai investment company," tuturnya.
IBC sebagai konsorsium BUMN nantinya memproduksi baterai untuk kendaraan listrik di Indonesia. IBC sendiri digadang-gadang mampu menjadi market leader di Asia Tenggara (ASEAN).
Baca juga: Fakta Westminster Abbey Tempat Pemakaman Ratu Elizabeth II
Empat BUMN yang tergabung dalam IBC di antaranya, MIND ID, PT Pertamina, PT PLN, dan PT Aneka Tambang. Holding tersebut memiliki mandat khusus untuk mengelola ekosistem industri baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
(uka)
Lihat Juga :