Harga CPO Malaysia Naik Dipicu Lonjakan Produk Ekspor
Senin, 19 September 2022 - 14:58 WIB
Harga minyak sawit mentah atau CPO Malaysia mengalami kenaikan. Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) Malaysia menguat pada perdagangan Senin (19/9) siang, terkerek lonjakan produk ekspor yang mengikuti kenaikan harga minyak nabati lainnya.
Data perdagangan Bursa Malaysia Derivatives Berhad (BMD) hingga pukul 13:11 WIB menunjukkan kontrak minyak sawit acuan untuk pengiriman Desember tumbuh 2,16%, menjadi MYR3.865 per ton, memperpanjang penurunan sejak sesi sebelumnya.
Technical Analyst Reuters Wang Tao memprediksi harga CPO kemungkinan dapat menguji level supportnya di MYR3.686 per ton.
"Apabila tembus, bisa turun lebih lanjut ke MYR3.542-MYR3.608 ringgit," kata Wang Tao, dilansir Reuters, Senin (19/9/2022).
Baca juga: Harga CPO Malaysia Diramal Nanjak Pekan Depan, Ini Pemicunya
Secara fundamental, kenaikan harga CPO Malaysia didorong adanya pertumbuhan produk ekspor sebesar 19% dalam dua pekan terakhir per 15 September 2022 atau meningkat 25% dari periode sama bulan sebelumnya.
Data perdagangan Bursa Malaysia Derivatives Berhad (BMD) hingga pukul 13:11 WIB menunjukkan kontrak minyak sawit acuan untuk pengiriman Desember tumbuh 2,16%, menjadi MYR3.865 per ton, memperpanjang penurunan sejak sesi sebelumnya.
Technical Analyst Reuters Wang Tao memprediksi harga CPO kemungkinan dapat menguji level supportnya di MYR3.686 per ton.
"Apabila tembus, bisa turun lebih lanjut ke MYR3.542-MYR3.608 ringgit," kata Wang Tao, dilansir Reuters, Senin (19/9/2022).
Baca juga: Harga CPO Malaysia Diramal Nanjak Pekan Depan, Ini Pemicunya
Secara fundamental, kenaikan harga CPO Malaysia didorong adanya pertumbuhan produk ekspor sebesar 19% dalam dua pekan terakhir per 15 September 2022 atau meningkat 25% dari periode sama bulan sebelumnya.
Lihat Juga :