Harga CPO Malaysia Diramal Nanjak Pekan Depan, Ini Pemicunya
Minggu, 11 September 2022 - 19:25 WIB
loading...
Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di bursa berjangka Malaysia diperkirakan naik pada pekan depan. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di bursa berjangka Malaysia diperkirakan naik pada pekan depan usai tertekan pada sesi terakhir minggu ini.
Salah satu sentimen utama yang dapat mengerek harga CPO Malaysia adalah masalah tenaga kerja yang mempengaruhi tingkat produksi.
Sebelumnya, Malaysian Palm Oil Association (MPOA) memproyeksikan ada penurunan produksi minyak sawit mentah di akhir tahun 2022.
Baca juga: Harga CPO Menyusut, HET Minyak Goreng Diminta Turun Jadi Rp12 Ribu/Liter
Hal ini disebabkan karena berkurangnya ketersediaan pekerja di sektor perkebunan kelapa sawit. MPOA memperkirakan produksi CPO di Malaysia akan menembus angka 18 juta ton di sisa tahun ini.
"Oleh karena itu, kami memperkirakan harga CPO akan diperdagangkan di antara MYR3.500 hingga MYR4.000 per ton pada pekan depan," ungkap salah seorang pedagang penyalur atau diler di Malaysia, dikutip dari Bernama, Minggu (11/9/2022).
Baca juga: Kekurangan Pekerja, Industri Sawit Malaysia Terancam Tekor Rp6,5 Triliun
Salah satu sentimen utama yang dapat mengerek harga CPO Malaysia adalah masalah tenaga kerja yang mempengaruhi tingkat produksi.
Sebelumnya, Malaysian Palm Oil Association (MPOA) memproyeksikan ada penurunan produksi minyak sawit mentah di akhir tahun 2022.
Baca juga: Harga CPO Menyusut, HET Minyak Goreng Diminta Turun Jadi Rp12 Ribu/Liter
Hal ini disebabkan karena berkurangnya ketersediaan pekerja di sektor perkebunan kelapa sawit. MPOA memperkirakan produksi CPO di Malaysia akan menembus angka 18 juta ton di sisa tahun ini.
"Oleh karena itu, kami memperkirakan harga CPO akan diperdagangkan di antara MYR3.500 hingga MYR4.000 per ton pada pekan depan," ungkap salah seorang pedagang penyalur atau diler di Malaysia, dikutip dari Bernama, Minggu (11/9/2022).
Baca juga: Kekurangan Pekerja, Industri Sawit Malaysia Terancam Tekor Rp6,5 Triliun
Lihat Juga :