Suku Bunga Turun 4,25%, Jadi Angin Segar Industri Properti
Jum'at, 03 Juli 2020 - 08:06 WIB
Penurunan suku bunga acuan BI memang tidak akan langsung berpengaruh terhadap rate yang efektif di level konsumen, apalagi bagi nasabah yang sudah ada. Sehingga penurunan ini akan lebih terasa bagi mereka yang baru akan mengambil KPR. Tidak ada salahnya calon debitur KPR untuk mempersiapkan diri lebih awal apalagi bagi mereka yang masih memiliki hutang atau cicilan lainnya.
Hal ini juga sejalan dengan hasil survei PropertyGuru Consumer Sentiment Study semester I/2020 dimana Rumah.com mengungkap potret pencari rumah di Indonesia, proporsi yang belum punya rumah, dan minat mencari rumah terbesar di ASEAN.
Secara umum di kawasan Asia Tenggara mayoritas calon pembeli rumah memiliki kebiasaan yang sama untuk menabung terlebih dahulu sebelum membeli rumah. Sebanyak 69% responden Indonesia memiliki kebiasaan tersebut yang merupakan tertinggi kedua setelah Singapura (70%), namun lebih tinggi daripada Malaysia (56%) dan Thailand (44%).
Sementara sebagian kecil calon pembeli rumah di kawasan Asia Tenggara memiliki kebiasaan untuk memulai menabung setelah mendapatkan estimasi harga rumah. Sejumlah 20% responden Indonesia mempunyai kebiasaan tersebut dan merupakan paling rendah di kawasan. Sementara Malaysia sejumlah 30% responden, Singapura 22% responden dan Thailand 31% responden.
Marine menjelaskan bahwa hal tersebut secara umum menunjukkan bahwa responden di Indonesia dan Singapura memiliki kecenderungan untuk menabung terlebih dahulu sebelum membeli rumah, daripada menabung setelah mengetahui harga rumah. Sedangkan dalam hal kepemilikan properti, responden dari Indonesia paling sedikit kepemilikannya di kawasan Asia Tenggara (54%) dan merupakan respondon paling banyak yang masih tinggal dengan orang tua mereka (23%). Sedangkan sisanya adalah penyewa hunian/properti (20%) dan investor properti (7%). (Baca: Kasus Pemalsuan Label SNI Disoroti Kompolnas)
Hal ini juga sejalan dengan hasil survei PropertyGuru Consumer Sentiment Study semester I/2020 dimana Rumah.com mengungkap potret pencari rumah di Indonesia, proporsi yang belum punya rumah, dan minat mencari rumah terbesar di ASEAN.
Secara umum di kawasan Asia Tenggara mayoritas calon pembeli rumah memiliki kebiasaan yang sama untuk menabung terlebih dahulu sebelum membeli rumah. Sebanyak 69% responden Indonesia memiliki kebiasaan tersebut yang merupakan tertinggi kedua setelah Singapura (70%), namun lebih tinggi daripada Malaysia (56%) dan Thailand (44%).
Sementara sebagian kecil calon pembeli rumah di kawasan Asia Tenggara memiliki kebiasaan untuk memulai menabung setelah mendapatkan estimasi harga rumah. Sejumlah 20% responden Indonesia mempunyai kebiasaan tersebut dan merupakan paling rendah di kawasan. Sementara Malaysia sejumlah 30% responden, Singapura 22% responden dan Thailand 31% responden.
Marine menjelaskan bahwa hal tersebut secara umum menunjukkan bahwa responden di Indonesia dan Singapura memiliki kecenderungan untuk menabung terlebih dahulu sebelum membeli rumah, daripada menabung setelah mengetahui harga rumah. Sedangkan dalam hal kepemilikan properti, responden dari Indonesia paling sedikit kepemilikannya di kawasan Asia Tenggara (54%) dan merupakan respondon paling banyak yang masih tinggal dengan orang tua mereka (23%). Sedangkan sisanya adalah penyewa hunian/properti (20%) dan investor properti (7%). (Baca: Kasus Pemalsuan Label SNI Disoroti Kompolnas)
Lihat Juga :