Musim Dingin Terberat Eropa: Deindustrialisasi Mengancam Jerman

Minggu, 25 September 2022 - 07:56 WIB
ArcelorMittal, pembuat baja terbesar kedua di dunia, juga telah menghentikan blast furnace di Jerman, bersama dengan yang lainnya seperti di Prancis, Polandia dan Spanyol, dan memperkirakan produksi kuartal keempat Eropa akan sekitar 17% lebih rendah dari tahun sebelumnya.

Wakil direktur federasi baja Eropa Eurofer, Adolfo Aiello mengatakan, bahwa jika krisis energi tidak ditangani dalam jangka pendek, penghentian sementara bisa menjadi lebih permanen. Berlaku juga untuk sektor padat energi lainnya seperti logam lain, pupuk dan bahan kimia.

Eurofer mengatakan, situasinya telah memburuk secara nyata sejak diperkirakan Agustus mengalami penurunan 1,7% dari konsumsi baja Eropa tahun ini, tetapi bakal ada rebound 5,6% yang solid pada tahun 2023.

Prospek triwulanan federasi berikutnya akan jatuh tempo pada akhir Oktober, tetapi direktur studi ekonomi Alessandro Sciamarelli mengatakan, penurunan 2022 akan lebih dalam dari perkiraan saat ini, dengan penurunan juga terlihat pada 2023.

"Peristiwa dua bulan terakhir benar-benar mengacaukan gambaran," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!