Erick Thohir Larang Direksi BUMN Investasi Langsung ke Startup, Ini Alasannya!
Senin, 26 September 2022 - 16:05 WIB
Kementerian BUMN memang menginisiasi kolaborasi antara BUMN, venture capital, dan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia. Inisiatif tersebut dituangkan melalui program BUMN Startup Day.
Erick sendiri menginginkan agar kerja sama antara BUMN, venture capital, dan startup berkelanjutan. Saat ini, Kementerian BUMN telah memetakan 250 startup yang disesuaikan dengan 12 klaster BUMN.
Lalu, 22 startup berusaha melihat potensi business matching. Kemudian, lima venture capital BUMN siap melakukan pendampingan kepada startup lokal.
Kementerian BUMN mencatat ada 336 startup yang sudah mendapat pendanaan dari venture capital BUMN. 336 startup tersebut semula merupakan soonicorn (soon to be unicorn), yang kini menjelma menjadi unicorn.
"Kalau Bapak ingat juga, sejak awal BUMN sudah mempunyai (venture capital), dan yang terakhir BNI juga saya minta untuk membuat venture capital, yang ada di bawah ini sudah berinvestasi kepada 336 startup, yang memang kalau dilihat hari ini banyak juga yang sudah mulai menjadi unicorn," ucap dia.
Erick sendiri menginginkan agar kerja sama antara BUMN, venture capital, dan startup berkelanjutan. Saat ini, Kementerian BUMN telah memetakan 250 startup yang disesuaikan dengan 12 klaster BUMN.
Lalu, 22 startup berusaha melihat potensi business matching. Kemudian, lima venture capital BUMN siap melakukan pendampingan kepada startup lokal.
Kementerian BUMN mencatat ada 336 startup yang sudah mendapat pendanaan dari venture capital BUMN. 336 startup tersebut semula merupakan soonicorn (soon to be unicorn), yang kini menjelma menjadi unicorn.
"Kalau Bapak ingat juga, sejak awal BUMN sudah mempunyai (venture capital), dan yang terakhir BNI juga saya minta untuk membuat venture capital, yang ada di bawah ini sudah berinvestasi kepada 336 startup, yang memang kalau dilihat hari ini banyak juga yang sudah mulai menjadi unicorn," ucap dia.
Lihat Juga :