Optimistis, Jokowi Ramal Pertumbuhan Ekonomi Capai 6% di Kuartal III/2022
Kamis, 29 September 2022 - 12:51 WIB
"Enggak bisa bersaing kalau konektivitas tidak kita miliki dengan baik, jalan, airport, pelabuhan, pembangkit listrik. Itu kunci dasar kalau ingin bersaing dengan negara lain, kalau kita tidak memiliki, stok infrastruktur kita rendah mana bisa bersaing," jelasnya.
Baca Juga: Jokowi: Ketidakpastian Dunia Tinggi, Semua Negara dalam Posisi Sulit
Diterangkan optimisme Jokowi juga didasarkan kepada beberapa realisasi indikator perekonomian yang menggembirakan beberapa waktu terakhir. Antara lain indeks keyakinan konsumen yang menunjukkan perbaikan.
Perbankan juga menyalurkan kredit yaitu 10,7% yang menggambarkan perekonomian menggeliat. Ekspor bahkan luar biasa dengan realisasi tertinggi sepanjang sejarah dan mendorong neraca dagang surplus USD5,7 miliar. "Neraca dagang surplus 28 bulan berturut-turut," ujarnya.
Aktivitas industri juga terus melesat, yang terlihat dari indeks PMI manufaktur di atas 51. "Makanya menurut saya akan tumbuh di atas yang kuartal II," tegas Jokowi.
Baca Juga: Jokowi: Ketidakpastian Dunia Tinggi, Semua Negara dalam Posisi Sulit
Diterangkan optimisme Jokowi juga didasarkan kepada beberapa realisasi indikator perekonomian yang menggembirakan beberapa waktu terakhir. Antara lain indeks keyakinan konsumen yang menunjukkan perbaikan.
Perbankan juga menyalurkan kredit yaitu 10,7% yang menggambarkan perekonomian menggeliat. Ekspor bahkan luar biasa dengan realisasi tertinggi sepanjang sejarah dan mendorong neraca dagang surplus USD5,7 miliar. "Neraca dagang surplus 28 bulan berturut-turut," ujarnya.
Aktivitas industri juga terus melesat, yang terlihat dari indeks PMI manufaktur di atas 51. "Makanya menurut saya akan tumbuh di atas yang kuartal II," tegas Jokowi.
(akr)
Lihat Juga :