Harga Pertalite Bisa Saja Turun, Kementerian ESDM Ungkap Syaratnya
Rabu, 05 Oktober 2022 - 09:27 WIB
Harga minyak menguat pada Senin (3/10/2022) di tengah kekhawatiran baru tentang ketatnya pasokan. Investor memperkirakan bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang dikenal secara kolektif sebagai OPEC+, akan memangkas produksi lebih dari 1 juta barel per hari (bph) pada pertemuan langsung pertama mereka sejak 2020 pada Rabu (5/10/2022).
Pemotongan sukarela oleh masing-masing anggota dapat terjadi di atas angka tersebut, menjadikannya pemotongan terbesar sejak dimulainya pandemi COVID-19, kata sumber OPEC.
"Meskipun semuanya terjadi di tengah perang di Ukraina, OPEC+ tidak pernah sekuat ini dan mereka akan melakukan apa pun untuk memastikan harga didukung di sini," kata Edward Moya, analis senior OANDA, dalam sebuah catatan.
OPEC+ telah meningkatkan produksi tahun ini setelah rekor pemotongan dilakukan pada 2020 karena penurunan permintaan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Namun dalam beberapa bulan terakhir, organisasi tersebut telah gagal memenuhi peningkatan produksi yang direncanakan, yang meleset pada Agustus sebesar 3,6 juta barel per hari.
Pemotongan sukarela oleh masing-masing anggota dapat terjadi di atas angka tersebut, menjadikannya pemotongan terbesar sejak dimulainya pandemi COVID-19, kata sumber OPEC.
"Meskipun semuanya terjadi di tengah perang di Ukraina, OPEC+ tidak pernah sekuat ini dan mereka akan melakukan apa pun untuk memastikan harga didukung di sini," kata Edward Moya, analis senior OANDA, dalam sebuah catatan.
OPEC+ telah meningkatkan produksi tahun ini setelah rekor pemotongan dilakukan pada 2020 karena penurunan permintaan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Namun dalam beberapa bulan terakhir, organisasi tersebut telah gagal memenuhi peningkatan produksi yang direncanakan, yang meleset pada Agustus sebesar 3,6 juta barel per hari.
(akr)
Lihat Juga :