Harga Minyak Dunia Turun-Naik, Potensi Penurunan Harga BBM Subsidi Tetap Tipis
Minggu, 09 Oktober 2022 - 23:43 WIB
Merosotnya harga minyak mentah ini sempat diikuti dengan penurunan harga Pertamax. Pertamina menurunkan harga Pertamax dari Rp14.500 menjadi Rp13.900 per liter pada 1 Oktober 2022. Meski begitu, Pertalite yang masuk BBM subsidi tidak ikut turun, sedangkan Pertamina Dex series justru naik.
Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, hingga saat ini peluang penurunan harga BBM Pertalite masih jauh dari harapan.
Menurut dia, hal ini karena Pertalite memang belum masuk dalam harga keekonomian lantaran masih ada beban kompensasi yang harus ditanggung pemerintah.
"Hal ini karena memang belum masuk ke harga keekonomian. Masih ada beban kompensasi yang harus ditanggung pemerintah di mana jika mengacu kepada mops saat ini dan kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS jumlah kompensasi yang pemerintah berikan di angka Rp3000-an per liter," jelas Mamit saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (9/10/2022).
Baca juga: OPEC+ Sepakat Pangkas Produksi 2 Juta Barel, Harga Minyak Dunia Menghangat
Selain itu, Mamit membeberkan saat ini harga minyak cendrung naik, apalagi menjelang musim dingin dan juga Natal serta tahun baru. Kebutuhan akan energi pasti mengalami peningkatan. "Belum lagi OPEC yang memangkas produksi mereka sampai 2 juta maka harga akan tetap tinggi," bebernya.
Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan, hingga saat ini peluang penurunan harga BBM Pertalite masih jauh dari harapan.
Menurut dia, hal ini karena Pertalite memang belum masuk dalam harga keekonomian lantaran masih ada beban kompensasi yang harus ditanggung pemerintah.
"Hal ini karena memang belum masuk ke harga keekonomian. Masih ada beban kompensasi yang harus ditanggung pemerintah di mana jika mengacu kepada mops saat ini dan kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS jumlah kompensasi yang pemerintah berikan di angka Rp3000-an per liter," jelas Mamit saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (9/10/2022).
Baca juga: OPEC+ Sepakat Pangkas Produksi 2 Juta Barel, Harga Minyak Dunia Menghangat
Selain itu, Mamit membeberkan saat ini harga minyak cendrung naik, apalagi menjelang musim dingin dan juga Natal serta tahun baru. Kebutuhan akan energi pasti mengalami peningkatan. "Belum lagi OPEC yang memangkas produksi mereka sampai 2 juta maka harga akan tetap tinggi," bebernya.
Lihat Juga :