Habiskan APBN Rp44 Miliar, PUPR Solek Kawasan Kumuh Jadi Tempat Wisata

Senin, 10 Oktober 2022 - 08:43 WIB
"Lantai pertama diisi 10 unit hunian, 6 di antaranya diperuntukkan bagi difabel. Sisanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah," kata Rudi Yunanto.

Baca juga: Ratusan Emak-emak Jember Deklarasi Dukung Prabowo Maju Pilpres 2024

Program penataan kawasan kumuh Ditjen Cipta Karya ini juga terintegrasi dengan program Ditjen Perumahan melalui pembangunan rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang populer dikenal sebagai bedah rumah untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!