Empat Resep AP II Pulihkan Lalu Lintas Penerbangan

Minggu, 05 Juli 2020 - 15:11 WIB
Pengaktifan kembali rute penerbangan

Optimalisasi slot time dapat dilakukan melalui pengaktifan kembali rute-rute yang masih ditutup, dan PT Angkasa Pura II bersama maskapai tengah berkoordinasi intensif terkait hal ini. Pengaktifan kembali rute-rute yang diikuti dengan meningkatnya permintaan akan dapat meningkatkan utilitasi pesawat.

(Baca Juga: AP II Perkuat Kolaborasi Rampungkan Tiga Isu Bisnis Penerbangan )

Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Denon B. Prawiraatmadja mengatakan, optimalisasi utilitas pesawat penting dilakukan maskapai, dan diharapkan hal tersebut dapat dilakukan ketika sektor penerbangan sudah memasuki fase recovery.

“Stakeholder di sektor penerbangan nasional antara lain regulator, maskapai, KKP Kemenkes dan operator bandara harus memperkuat koordinasi dan kerja sama agar penerbangan nasional dapat melakukan recovery. Sektor penerbangan memilki peran sangat penting dalam mendukung aktivitas perekonomian di Indonesia yang merupakan negara kepulauan," ujar Denon.

“INACA mematuhi setiap prosedur di tengah pandemi COVID-19, dan sangat mengapresiasi berbagai upaya atau pemanfaatan teknologi yang bisa digunakan agar prosedur dapat dijalankan dengan sederhana,” sambung Denon B. Prawiraatmadja.

Peningkatan frekuensi penerbangan

PT Angkasa Pura II berupaya agar frekuensi penerbangan di rute-rute yang sudah aktif dapat ditingkatkan sehingga memberikan banyak alternatif jadwal penerbangan bagi masyarakat. Direktur Utama PT Citilink Indonesia Juliandra mengatakan recovery Citilink dimulai sejak Juni 2020 dengan rata-rata 68-100 flights/hari, yang kemudian pada Juli naik menjadi rata-rata 168 flights/hari, dan target pada Q4 200 flights/hari (68% dari kondisi normal).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!