Permintaan Baterai Lithium Indonesia di 2035 hanya 1,1% dari Bisnis Global
Rabu, 12 Oktober 2022 - 09:49 WIB
IBC sendiri terus mencari investor prospektif untuk membangun industri pembentuk komponen sel baterai yang belum dapat diproduksi di dalam negeri, seperti anoda, elektrolit, selubung, dan separator.
Baca juga: Rusia Masukkan Meta dalam Daftar Organisasi Teroris dan Ekstremis
Perusahaan patungan IBC bersama dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) dan LG Energy Solution (LGES) baru dapat mengerjakan hasil penambangan bijih nikel lewat teknologi HPAL dan RKEF. Setelah itu bijih nikel diolah menjadi kimia baterai dan katoda yang belakangan dibentuk ke dalam sel baterai.
Baca juga: Rusia Masukkan Meta dalam Daftar Organisasi Teroris dan Ekstremis
Perusahaan patungan IBC bersama dengan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL) dan LG Energy Solution (LGES) baru dapat mengerjakan hasil penambangan bijih nikel lewat teknologi HPAL dan RKEF. Setelah itu bijih nikel diolah menjadi kimia baterai dan katoda yang belakangan dibentuk ke dalam sel baterai.
(uka)
Lihat Juga :