Realisasi Belanja Negara Baru Terserap 61,6%, Ini Rinciannya

Jum'at, 21 Oktober 2022 - 16:03 WIB
"Belanja non K/L mencapai Rp686,8 triliun atau 50,7% terhadap APBN. Utamanya, didukung penyaluran subsidi, kompensasi BBM dan listrik, dan pembayaran pensiun serta jaminan kesehatan ASN," ungkap Sri.

Dia mengatakan transfer ke daerah (TKD) tercatat sebesar Rp552,6 triliun, atau 68,7% terhadap APBN. Sebagian besar jenis TKD mengalami kenaikan kinerja penyaluran disebabkan kepatuhan pemda yang lebih baik.

Baca Juga: Tiga Krisis Global Menghantui, Ini Langkah Sri Mulyani

Adapun pembiayaan investasi tercatat sebesar Rp60 triliun, terutama pada pembiayaan investasi pada klaster infrastruktur mendukung belanja modal K/L, khususnya dalam penyelesaian proyek strategis nasional dan pembiayaan sektor perumahan.

"Melalui belanja negara, APBN sebagai shock absorber berupaya menjangkau dan melindungi seluruh masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi. Pembangunan di sektor prioritas dan pemulihan ekonomi didukung melalui pembiayaan investasi," tutup Sri Mulyani.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!