Pertamina Urutan 2 di Peringkat Risiko ESG, Pengamat: Daya Tarik bagi Investor
Minggu, 30 Oktober 2022 - 20:33 WIB
Investor, kata Mamit, akan melihat sejauh mana konsep berkesinambungan dalam bisnis suatu perusahaan. Naiknya peringkat Pertamina dalam menjalankan prinsip ESG, imbuh dia, otomatis juga meningkatkan daya saing BUMN migas tersebut terhadap perusahaan migas negara lain.
Baca Juga: Rusia Tangguhkan Kesepakatan Gandum dengan Ukraina
Pada dasarnya, lanjut Mamit, penerapan ESG tidak hanya untuk kepentingan investor saja, tetapi juga para pemangku kepentingan, pegiat komunitas, dan para perancang kebijakan. Naiknya Peringkat Risiko ESG Pertamina ke uritan 2 menurutnya akan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, perancang kebijakan dan masyarakat.
Mamit menambahkan, konsep investasi hijau dan berkelanjutan dengan menerapkan ESG tidak hanya untuk mengejar keuntungan semata, melainkan juga memperhatikan segi kebermanfaatan perusahaan bagi lingkungan, masyarakat, dan pemerintah. "Ini yang dapat membuat nilai perusahaan naik secara signifikan dalam jangka panjang. Dan Pertamina mampu dalam membuktikan konsep investasi hijau dan berkelanjutan ini," tandasnya.
Capaian ini menurutnya juag perlu diapresiasi mengingat mengelola dan menjalankan ESG pada perusahaan sebesar Pertamina tidaklah mudah. Namun, dengan kegiatan hulu, tengah dan hilir yang sedemikian besar dan kompleks, Pertamina masih mampu menjalankan pengelolaan secara hati-hati dan berkesinambungan sehingga mendapatkan peringkat 2 secara global. "Jadi sudah selayaknya kita memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan ini," tandasnya.
Baca Juga: Rusia Tangguhkan Kesepakatan Gandum dengan Ukraina
Pada dasarnya, lanjut Mamit, penerapan ESG tidak hanya untuk kepentingan investor saja, tetapi juga para pemangku kepentingan, pegiat komunitas, dan para perancang kebijakan. Naiknya Peringkat Risiko ESG Pertamina ke uritan 2 menurutnya akan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, perancang kebijakan dan masyarakat.
Mamit menambahkan, konsep investasi hijau dan berkelanjutan dengan menerapkan ESG tidak hanya untuk mengejar keuntungan semata, melainkan juga memperhatikan segi kebermanfaatan perusahaan bagi lingkungan, masyarakat, dan pemerintah. "Ini yang dapat membuat nilai perusahaan naik secara signifikan dalam jangka panjang. Dan Pertamina mampu dalam membuktikan konsep investasi hijau dan berkelanjutan ini," tandasnya.
Capaian ini menurutnya juag perlu diapresiasi mengingat mengelola dan menjalankan ESG pada perusahaan sebesar Pertamina tidaklah mudah. Namun, dengan kegiatan hulu, tengah dan hilir yang sedemikian besar dan kompleks, Pertamina masih mampu menjalankan pengelolaan secara hati-hati dan berkesinambungan sehingga mendapatkan peringkat 2 secara global. "Jadi sudah selayaknya kita memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan ini," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :