Kementan Gelar Job Fair dan Bazar UMKM di Pacitan
Minggu, 06 November 2022 - 21:59 WIB
Sekda Pemkab Pacitan Heru Wiwoho (kiri) mencoba produk UMKM didampingi Direktur Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana (tengah).
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) berupaya meningkatkan kualitas SDM pertaniandengan terus mendorong generasi milenial menekuni sektor pertanian. Generasi milenial diharapkan dapat mengambil peranan dalam pembangunan pertanian.
“Terbukti banyak pemuda-pemudi terdidik saat ini yang menjadi pelopor dalam usaha pertanian. Itulah contoh nyata, pertanian tidak identik dengan kotor dan kemiskinan. Karena pertanian saat ini ditunjang mekanisasi dan inovasi teknologi yang menjadikan pertanian lebih modern dan menjanjikan,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan tertulis, Minggu (6/11/2022).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan petani milenial merupakan ujung tombak pembangunan pertanian. “Kalian harus menjadi qualified job seekers dan job creator. Kalian harus bisa menjadi SDM pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing dan berjiwa entrepreneurship yang tinggi,” katanya.
(Baca juga:Membangkitkan Petani Milenial)
“Terbukti banyak pemuda-pemudi terdidik saat ini yang menjadi pelopor dalam usaha pertanian. Itulah contoh nyata, pertanian tidak identik dengan kotor dan kemiskinan. Karena pertanian saat ini ditunjang mekanisasi dan inovasi teknologi yang menjadikan pertanian lebih modern dan menjanjikan,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam keterangan tertulis, Minggu (6/11/2022).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan petani milenial merupakan ujung tombak pembangunan pertanian. “Kalian harus menjadi qualified job seekers dan job creator. Kalian harus bisa menjadi SDM pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing dan berjiwa entrepreneurship yang tinggi,” katanya.
(Baca juga:Membangkitkan Petani Milenial)
Lihat Juga :