Tinjau Kawasan Mangrove Tahura di Bali, Jokowi: Kita Siap Terima Tamu G20
Selasa, 08 November 2022 - 16:53 WIB
Dukungan penataan kawasan mangrove yang berada di sekitar kawasan Waduk Muara Nusa Dua dikerjakan bersama-sama secara paralel antara Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bali, Ditjen Cipta Karya, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur - Bali dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali - Nusa Penida melalui kegiatan pembenahan infrastuktur kawasan yang disinergikan dengan penyiapan fasilitas penyemaian bibit-bibit mangrove.
Baca juga: Jokowi Punya 'Kesan Kuat' Putin Bakal Absen di KTT G20
Penataan konservasi Mangrove dilaksanakan oleh kontraktor PT Adhi Karya dengan anggaran bersumber dari APBN. Dukungan infrastruktur meliputi pembangunan gerbang masuk, monumen G20, area plaza, beji, wantilan, jalur tracking mangrove, area persemaian, sistem pengairan pembibitan, area penerima (lobby, ticketing, kantor penerima), viewing deck ke arah Teluk Benoa, dan menara pandang. Sedangkan area parkir di sekitar Waduk Muara dan pelebaran jalan akses masuk dikerjakan oleh PT Waskita Karya.
Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti menyampaikan, penataan kawasan konservasi mangrove sudah selesai 100%.
Dari hasil tinjauan, presiden meminta tambahan-tambahan pekerjaan kecil untuk penyempurnaan konstruksi, seperti penambahan anak tangga dari kayu di lokasi pembibitan untuk memudahkan para tamu negara.
Baca juga: Jokowi Punya 'Kesan Kuat' Putin Bakal Absen di KTT G20
Penataan konservasi Mangrove dilaksanakan oleh kontraktor PT Adhi Karya dengan anggaran bersumber dari APBN. Dukungan infrastruktur meliputi pembangunan gerbang masuk, monumen G20, area plaza, beji, wantilan, jalur tracking mangrove, area persemaian, sistem pengairan pembibitan, area penerima (lobby, ticketing, kantor penerima), viewing deck ke arah Teluk Benoa, dan menara pandang. Sedangkan area parkir di sekitar Waduk Muara dan pelebaran jalan akses masuk dikerjakan oleh PT Waskita Karya.
Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti menyampaikan, penataan kawasan konservasi mangrove sudah selesai 100%.
Dari hasil tinjauan, presiden meminta tambahan-tambahan pekerjaan kecil untuk penyempurnaan konstruksi, seperti penambahan anak tangga dari kayu di lokasi pembibitan untuk memudahkan para tamu negara.
Lihat Juga :