Antisipasi Hambatan Pasar Dunia, Bagaimana Langkah BUMN?

Rabu, 16 November 2022 - 21:11 WIB
SJI telah dirancang untuk mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dan sejalan dengan komitmen global Indonesia terhadap SDGs dan Perjanjian Perubahan Iklim Paris.

Pada awalnya SJI diterapkan pada produksi komoditas, tetapi kemudian dikembangkan ke pembangunan daerah yang lebih luas.

Senada, ahli ESG dan SDGs PTSI Martinus Nata menyatakan, SJI telah memasukkan kriteria proteksi area hutan, mitigasi perubahan iklim, ketahanan pangan, akses informasi publik, partisipasi berbagai pemangku kepentingan dalam perencanaan kabupaten, pendaftaran dan sertifikasi petani kecil, Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan (FPIC), dan lainnya.

“Ada 23 indikator SJI yang telah dikelompokkan ke dalam empat tema yaitu lingkungan, sosial, ekonomi dan tata kelola. Setiap area tematik selaras dengan beberapa SDGs untuk memberikan kohesi dengan prioritas keberlanjutan global," ucapnya.

Platform data SJI memberikan gambaran menyeluruh tentang kemajuan kabupaten berdasarkan 23 indikator. Berdasarkan kriteria tersebut, akan tampak mana saja kabupaten yang terdepan pada skala nasional dan kabupaten mana yang perlu bantuan untuk meningkatkan kinerja SDG-nya.

“SJI membantu kabupaten untuk mengkomunikasikan kinerja keberlanjutan kepada pembuat kebijakan, pelaku rantai pasokan, dan pasar global,“ bebernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!