BRI Dorong Ekspor Produk UMKM ke Australia
Selasa, 28 April 2020 - 00:16 WIB
“Bulan ini (April) kami mengirimkan 1 kontainer produk Indonesia yang rutin dibeli oleh buyer dan kami sertakan juga produk UKM binaan RKB BRI seperti kerupuk Palembang, keripik kentang, keripik buah, gula aren, kopi dan permen jahe untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang menerapkan Work From Home di Australia," seperti yang dijelaskan oleh CEO Indonesia In Your Hand Amiranto Adi Wibowo.
Selanjutnya, produk-produk tersebut akan dikurasi oleh House Of Indonesia – Sydney yang kemudian akan dikirim ke supermarket dan toko, sedangkan penjualan Online menggunakan IndonesiaStore.com.au & IndonesiaInYourHand.com. Supari menambahkan, program ini akan dilaksanakan secara kontinyu oleh Bank BRI dalam kaitannya membuka akses para pelaku UMKM di pasar internasional.
“Selama 2020 ini RKB BRI & Indonesia In Your Hand akan mengadakan kurasi dan pelatihan digital secara Online untuk mempersiapkan dan memilih produk UMKM yang akan diberangkatkan bulan Mei 2020 dan seterusnya ke Australia dan Eropa,” imbuh Supari.
Mengutip data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, tak kurang dari 1,2 juta wisatawan Australia datang ke Indonesia di tahun 2019. Pengalaman mencoba kuliner Indonesia dan cita rasa Asia yang melekat di makanan Indonesia menjadikan Produk UKM banyak dicari di Australia.
Disaat Pandemi Covid-19 tidak menurunkan minat mereka berbelanja produk Indonesia secara Online. Hal tersebut merupakan peluang bagi pelaku UMKM di Indonesia untuk memperluas penjualan hingga ke mancanegara.
Selanjutnya, produk-produk tersebut akan dikurasi oleh House Of Indonesia – Sydney yang kemudian akan dikirim ke supermarket dan toko, sedangkan penjualan Online menggunakan IndonesiaStore.com.au & IndonesiaInYourHand.com. Supari menambahkan, program ini akan dilaksanakan secara kontinyu oleh Bank BRI dalam kaitannya membuka akses para pelaku UMKM di pasar internasional.
“Selama 2020 ini RKB BRI & Indonesia In Your Hand akan mengadakan kurasi dan pelatihan digital secara Online untuk mempersiapkan dan memilih produk UMKM yang akan diberangkatkan bulan Mei 2020 dan seterusnya ke Australia dan Eropa,” imbuh Supari.
Mengutip data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, tak kurang dari 1,2 juta wisatawan Australia datang ke Indonesia di tahun 2019. Pengalaman mencoba kuliner Indonesia dan cita rasa Asia yang melekat di makanan Indonesia menjadikan Produk UKM banyak dicari di Australia.
Disaat Pandemi Covid-19 tidak menurunkan minat mereka berbelanja produk Indonesia secara Online. Hal tersebut merupakan peluang bagi pelaku UMKM di Indonesia untuk memperluas penjualan hingga ke mancanegara.
(akr)
Lihat Juga :