Aliansi Pengemudi Minta Kebijakan Zero Truk ODOL Diundur hingga 2025
Rabu, 23 November 2022 - 16:01 WIB
"Selama pandemi, kita sendiri mau makan sendiri aja susah. Dan setelah Covid pun teman-teman yang bisa melakukan ekspedisi angkutan barang belum stabil," katanya.
Selain menunda penerapan kebijakan zero ODOL di 2023, Suroso juga meminta pemerintah untuk tidak hanya menjadikan sopir sebagai "kambing hitam" saat adanya kecelakaan yang diakibatkan angkutan truk.
"Masalah ODOL ini yang (selalu) disalahkan sopirnya, bagaimana dengan pemilik barang. Jangan hanya sopir saja yang disalahkan, tapi pemilik barang ini mohon untuk dilibatkan," katanya.
Baca juga: Sony dan Honda Berencana Tambahkan PlayStation 5 dalam Mobil Otonom
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa kebijakan Implementasi bebas dari truk sarat dimensi dan muatan atau over dimension dan over load (ODOL) di 2023 akan tetap terlaksana. Menurut Kemenhub, secara data. kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh permasalahan truk ODOL mencapai 17%.
Selain menunda penerapan kebijakan zero ODOL di 2023, Suroso juga meminta pemerintah untuk tidak hanya menjadikan sopir sebagai "kambing hitam" saat adanya kecelakaan yang diakibatkan angkutan truk.
"Masalah ODOL ini yang (selalu) disalahkan sopirnya, bagaimana dengan pemilik barang. Jangan hanya sopir saja yang disalahkan, tapi pemilik barang ini mohon untuk dilibatkan," katanya.
Baca juga: Sony dan Honda Berencana Tambahkan PlayStation 5 dalam Mobil Otonom
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa kebijakan Implementasi bebas dari truk sarat dimensi dan muatan atau over dimension dan over load (ODOL) di 2023 akan tetap terlaksana. Menurut Kemenhub, secara data. kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh permasalahan truk ODOL mencapai 17%.
(uka)
Lihat Juga :