Perhatikan Krisis Pangan, Jokowi Minta Cadangan Beras Dijaga Ketat
Selasa, 06 Desember 2022 - 16:30 WIB
Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk menghitung cadangan beras di tengah ancaman krisis pangan. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewanti-wanti kepada jajarannya agar memperhatikan ancaman krisis pangan dan meminta perhitungan beras tidak keliru. Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sidang kabinet paripurna dengan tema perkiraan kondisi perekonomian tahun 2023, evaluasi penanganan covid-19, serta antisipasi krisis pangan dan energi.
"Sehingga, utamanya yang berkaitan dengan beras betul-betul hitung-hitungannya. Itu betul-betul hitungan-hitungan lapangan. Jangan sampai perhitungan kita keliru," kata Jokowi dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).
Baca Juga: PBB: Lebih dari 300 Juta Orang Perlu Bantuan Kemanusiaan pada 2023
Jokowi meminta agar dipersiapkan cadangan beras. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi kelangkaan dan mengantisipasi kenaikan harganya. "Dan pada suatu titik cadangan kita habis, dilihat oleh pedagang dan akhirnya harga beras pasti akan naik. Ini adalah akhirnya harga beras pasti akan naik. ini suplai dan demand pasti akan menyimpulkan gitu," kata Jokowi.
"Sehingga, utamanya yang berkaitan dengan beras betul-betul hitung-hitungannya. Itu betul-betul hitungan-hitungan lapangan. Jangan sampai perhitungan kita keliru," kata Jokowi dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).
Baca Juga: PBB: Lebih dari 300 Juta Orang Perlu Bantuan Kemanusiaan pada 2023
Jokowi meminta agar dipersiapkan cadangan beras. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi kelangkaan dan mengantisipasi kenaikan harganya. "Dan pada suatu titik cadangan kita habis, dilihat oleh pedagang dan akhirnya harga beras pasti akan naik. Ini adalah akhirnya harga beras pasti akan naik. ini suplai dan demand pasti akan menyimpulkan gitu," kata Jokowi.
Lihat Juga :