Badan Otorita Buka Suara Soal Pekerja Konstruksi Pulang Kampung karena Dibayar Rp80 Ribu per Hari

Minggu, 11 Desember 2022 - 20:10 WIB
"Saya sudah wanti-wanti sama camat agar didata semuanya supaya kita bisa kenali mereka sebagai orang yang harus diperhatikan meski bukan penduduk setempat. Sekaligus dapat melakukan wasdal (waspada dan pengendalian) terpadu terhadap mereka," sambungnya.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Yusuf Sutejo menginformasi setidaknya terdapat 13 pekerja konstruksi yang pulang kampung karena hanya mendapatkan upah Rp80 ribu sehari.

Upah pekerja tersebut sudah dipotong oleh sang mandor yang awalnya dijanjikan Rp150 ribu per hari sebelum berangkat ke Kalimantan. Namun di Kalimantan pekerja konstruksi itu justru ditinggal kabur oleh sang mandor dan membawa kabur uang hasil pemotongan gaji tukangnya.

Baca juga: Italia Setuju Terima Lebih dari 500 Migran dari Kapal Penyelamat

"Mandornya sudah kabur dan mereka (pekerja konstruksi) hanya minta tolong untuk pulang ke Jawa. Kita berusaha (memburu mandor)," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!