Harga Saham GOTO Merosot Dekati Level Gocap, Bos Telkom Buka Suara
Senin, 12 Desember 2022 - 21:05 WIB
Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus mengalami pelemahan mendekati level gocap alias Rp50 per saham, begini respons Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), Ririek Adriansyah. Foto/Dok
JAKARTA - Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus mengalami pelemahan mendekati level gocap alias Rp50 per saham. Hingga penutupan sesi kedua Senin (12/12), GOTO anjlok 6,45% di Rp87, melanjutkan tekanan selama 16 hari berturut-turut.
Baca Juga: Ini Alasan Telkom Ogah Melepas Saham GOTO
Penurunan tersebut turut mempengaruhi kerugian investasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang memiliki saham GOTO melalui anak usahanya PT Telkomsel.
Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), Ririek Adriansyah mengatakan, strategi investasi TelkomGroup di GOTO tidak hanya mencari keuntungan modal (capital gain) semata. Bagi Ririek, investasi platform digital seperti emiten hasil merger Gojek dan Tokopedia itu perlu mencari kesinambungan nilai /synergy value dari perusahaan.
"Saat ini synergy value Telkomsel-GoTo yang dihasilkan sudah cukup besar bahkan tumbuh di atas 50% daripada tahun lalu," katanya melalui keterangan resmi, dikutip Senin (12/12/2022).
Baca Juga: Saham GOTO Ambruk, Manajemen Ungkap Biang Keroknya
Baca Juga: Ini Alasan Telkom Ogah Melepas Saham GOTO
Penurunan tersebut turut mempengaruhi kerugian investasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang memiliki saham GOTO melalui anak usahanya PT Telkomsel.
Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), Ririek Adriansyah mengatakan, strategi investasi TelkomGroup di GOTO tidak hanya mencari keuntungan modal (capital gain) semata. Bagi Ririek, investasi platform digital seperti emiten hasil merger Gojek dan Tokopedia itu perlu mencari kesinambungan nilai /synergy value dari perusahaan.
"Saat ini synergy value Telkomsel-GoTo yang dihasilkan sudah cukup besar bahkan tumbuh di atas 50% daripada tahun lalu," katanya melalui keterangan resmi, dikutip Senin (12/12/2022).
Baca Juga: Saham GOTO Ambruk, Manajemen Ungkap Biang Keroknya
Lihat Juga :