Saham GOTO Ambruk, Manajemen Ungkap Biang Keroknya

Kamis, 08 Desember 2022 - 17:17 WIB
loading...
Saham GOTO Ambruk, Manajemen...
Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membeberkan sejumlah faktor yang memengaruhi tekanan jual terhadap saham GOTO. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membeberkan sejumlah faktor yang memengaruhi tekanan jual terhadap saham GOTO . Hingga penutupan Kamis (8/12), GOTO anjlok 6,54% di Rp100, mencatatkan penurunan 70% sejak melantai di harga Rp338.

Baca Juga: Rontok 58% dari Harga IPO, Saham GOTO Makin Sempoyongan

Presiden Grup GOTO, Patrick Cao mengatakan, ketidakpastian makro ekonomi di tingkat domestik maupun global menjadi salah satu faktor terjadinya aksi jual investor.

"Fluktuasi harga saham (GOTO) merupakan bagian dari mekanisme pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi makroekomnomi , pasar modal, kompetisi, dan kinerja perusahaan," kata Patrick dalam paparan publik secara virtual, Kamis (8/12/2022).

Patrick menuturkan, penurunan harga saham GOTO juga terjadi berkat adanya kenaikan jumlah saham yang beredar, terutama ketika periode lockup saham GOTO dibuka beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Saham GOTO Makin Anjlok, Bakal Menuju Destinasi Area Gocap?

Menurutnya, terdapat investor awal yang masuk di harga saham yang lebih rendah, sehingga merealisasikan keuntungannya. Selain itu, berakhirnya masa investasi dan kebutuhan likuiditas di akhir tahun juga menjadi penyebab munculnya tekanan jual yang masif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Kejagung Turut Dalami...
Kejagung Turut Dalami Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok
Rekomendasi
Tegaskan Pelimpahan...
Tegaskan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri Sah, Jamwas Kejagung: Pernah Dilakukan di Perkara Asabri
Dilantik Jadi Jampidsus,...
Dilantik Jadi Jampidsus, Kuntadi Janji Tuntaskan Kasus Besar hingga Evaluasi Perkara
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Berita Terkini
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Infografis
Netanyahu Ungkap Ingin...
Netanyahu Ungkap Ingin Berdamai dengan Negara-negara Arab
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved