25 Badan Usaha dan 2 Pemda Raih Predikat Terbaik pada Penghargaan BPH Migas 2022
Sabtu, 17 Desember 2022 - 13:59 WIB
Kepala BPH Migas Erika Retnowati pada acara Penganugerahan Penghargaan BPH Migas 2022 di jakarta, Jumat (16/12/2022). Foto/Dok
JAKARTA - Badan Pengatur Hiilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kembali menggelar Penganugerahan Penghargaan BPH Migas 2022 sebagai rangkaian Peringatan Hari Jadi BPH Migas ke 20 di Jakarta, Jumat (16/12).
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada badan usaha dan pemerintah daerah (Pemda) yang mendukung kebijakan di sektor hilir minyak dan gas (migas) . Untuk tahun ini, terdapat 5 kategori dan 3 apresiasi dengan 27 penerima penghargaan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam sambutan secara virtual menyampaikan harapannya bahwa baik para pemenang maupun yang belum menang harus tetap berkomitmen melaksanakan kegiatan hilir migas untuk kemajuan bangsa Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat kepada para Badan Usaha yang memperoleh Penghargaan BPH Migas. Kami berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan juga disampaikan kepada para karyawannya masing masing sebagai penyemangat dalam meningkatkan kinerja,” ujarnya, dikutip Sabtu (17/12/2022).
Menurut Arifin, tantangan di dunia hilir migas semakin besar. Salah satunya adalah distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan kompensasi tepat sasaran.
BPH Migas memiliki peran yang sangat penting untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM dan gas bumi melalui pipa.
Dalam perwujudannya diperlukan dukungan dan kerja sama dengan para pemangku kepentingan, baik badan usaha, Pemda, kepolisian, TNI serta anggota legislatif.
“Sinergitas yang solid akan mempermudah jalan kita untuk mewujudkan sinergi kuat subsidi tepat, sesuai dengan semangat 20 Tahun BPH Migas,” tuturnya.
Baca juga: Biar Tak Ada Dusta Soal DBH Migas, Kemendagri Bakal Undang Bupati Meranti Duduk Bareng
Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam sambutannya mengatakan, perwujudan ketahanan dan kedaulatan energi selalu menjadi isu dalam pengelolaan energi di wilayah Indonesia dengan kondisi geografis kepulauan. Dalam hal ini, BPH Migas tidak dapat melakukan tugas fungsinya sendiri tanpa dukungan dari pemangku kepentingan lain.
”Saya harapkan penghargaan ini dapat diterima sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kami kepada para stakeholders yang telah berperan aktif sesuai bidang masing-masing,” ucapnua.
“Penghargaan ini juga sebagai cambuk bagi BPH Migas untuk terus bersinergi dengan instansi lain dalam pelaksanaan tugas fungsinya serta melakukan pembinaan kepada badan usaha,” imbuh Erika.
Baca juga: BPH Migas Perkirakan Konsumsi Pertalite Tembus 29,40 Juta KL Tahun Ini
Sebagai informasi, penghargaan BPH Migas telah dilaksanakan sejak tahun 2019. Untuk tahun ini terdapat 5 kategori penerima penghargaan dan 3 apresiasi yang terdiri dari badan usaha bidang BBM maupun badan usaha bidang gas bumi serta Pemda yang berkontribusi dalam mendistribusikan dan mengawasi ketersediaan energi di masing-masing wilayahnya.
Berikut daftar penerima penghargaan BPH Migas 2022:
Kepatuhan Menyampaikan Pelaporan Kegiatan Usaha Melalui Aplikasi SILVIA
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada badan usaha dan pemerintah daerah (Pemda) yang mendukung kebijakan di sektor hilir minyak dan gas (migas) . Untuk tahun ini, terdapat 5 kategori dan 3 apresiasi dengan 27 penerima penghargaan.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif dalam sambutan secara virtual menyampaikan harapannya bahwa baik para pemenang maupun yang belum menang harus tetap berkomitmen melaksanakan kegiatan hilir migas untuk kemajuan bangsa Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat kepada para Badan Usaha yang memperoleh Penghargaan BPH Migas. Kami berharap agar prestasi ini dapat dipertahankan dan juga disampaikan kepada para karyawannya masing masing sebagai penyemangat dalam meningkatkan kinerja,” ujarnya, dikutip Sabtu (17/12/2022).
Menurut Arifin, tantangan di dunia hilir migas semakin besar. Salah satunya adalah distribusi bahan bakar minyak (BBM) subsidi dan kompensasi tepat sasaran.
BPH Migas memiliki peran yang sangat penting untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap penyediaan dan pendistribusian BBM dan gas bumi melalui pipa.
Dalam perwujudannya diperlukan dukungan dan kerja sama dengan para pemangku kepentingan, baik badan usaha, Pemda, kepolisian, TNI serta anggota legislatif.
“Sinergitas yang solid akan mempermudah jalan kita untuk mewujudkan sinergi kuat subsidi tepat, sesuai dengan semangat 20 Tahun BPH Migas,” tuturnya.
Baca juga: Biar Tak Ada Dusta Soal DBH Migas, Kemendagri Bakal Undang Bupati Meranti Duduk Bareng
Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam sambutannya mengatakan, perwujudan ketahanan dan kedaulatan energi selalu menjadi isu dalam pengelolaan energi di wilayah Indonesia dengan kondisi geografis kepulauan. Dalam hal ini, BPH Migas tidak dapat melakukan tugas fungsinya sendiri tanpa dukungan dari pemangku kepentingan lain.
”Saya harapkan penghargaan ini dapat diterima sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kami kepada para stakeholders yang telah berperan aktif sesuai bidang masing-masing,” ucapnua.
“Penghargaan ini juga sebagai cambuk bagi BPH Migas untuk terus bersinergi dengan instansi lain dalam pelaksanaan tugas fungsinya serta melakukan pembinaan kepada badan usaha,” imbuh Erika.
Baca juga: BPH Migas Perkirakan Konsumsi Pertalite Tembus 29,40 Juta KL Tahun Ini
Sebagai informasi, penghargaan BPH Migas telah dilaksanakan sejak tahun 2019. Untuk tahun ini terdapat 5 kategori penerima penghargaan dan 3 apresiasi yang terdiri dari badan usaha bidang BBM maupun badan usaha bidang gas bumi serta Pemda yang berkontribusi dalam mendistribusikan dan mengawasi ketersediaan energi di masing-masing wilayahnya.
Berikut daftar penerima penghargaan BPH Migas 2022:
Kepatuhan Menyampaikan Pelaporan Kegiatan Usaha Melalui Aplikasi SILVIA
Lihat Juga :