Beras Indonesia Paling Mahal, Ekonom: Tergantung Kemampuan Masyarakat
Rabu, 21 Desember 2022 - 14:27 WIB
Diterangkan oleh Tauhid yang menilai, harga beras per kilogram di Singapura lebih mahal dibandingkan Indonesia. Tetapi jika dilihat dari purchasing power parity, masyarakat Singapura memiliki kemampuan dalam membeli beras dengan harga yang ditetapkan pemerintahnya.
Sementara, jika ilustrasinya orang Indonesia membeli beras Singapura tentu kemampuan belinya berbeda. "Singapura berani bayar lebih mahal karena mereka mampu. Ini yang harus diperhatikan tiap negara punya ukuran yang berbeda-beda," imbuhnya.
Kemudian, kata Tauhid, jika Bank Dunia menyebut harga beras di Indonesia paling mahal, bisa menjadi cerminan bahwa biaya produksi di Indonesia lebih mahal. Hal itu dilihat dari harga pupuk yang mahal, tetapi masih banyak petani beras yang tidak mendapatkan subsidi.
"Selain itu juga karena faktor iklim. Banyak daerah yang tidak produksi sehingga permintaan tinggi namun suplai terbatas," terangnya.
Baca Juga: Waspada, Harga Beras Diprediksi Nanjak Terus hingga Akhir Tahun
Sementara, jika ilustrasinya orang Indonesia membeli beras Singapura tentu kemampuan belinya berbeda. "Singapura berani bayar lebih mahal karena mereka mampu. Ini yang harus diperhatikan tiap negara punya ukuran yang berbeda-beda," imbuhnya.
Kemudian, kata Tauhid, jika Bank Dunia menyebut harga beras di Indonesia paling mahal, bisa menjadi cerminan bahwa biaya produksi di Indonesia lebih mahal. Hal itu dilihat dari harga pupuk yang mahal, tetapi masih banyak petani beras yang tidak mendapatkan subsidi.
"Selain itu juga karena faktor iklim. Banyak daerah yang tidak produksi sehingga permintaan tinggi namun suplai terbatas," terangnya.
Baca Juga: Waspada, Harga Beras Diprediksi Nanjak Terus hingga Akhir Tahun
Lihat Juga :