Pimpin Jateng 9 Tahun, Ganjar Turunkan Kemiskinan 1 Juta Orang
Sabtu, 24 Desember 2022 - 15:30 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus melaksanakan sejumlah program menurunkan angka kemiskinan. FOTO/dok.Istimewa
JEPARA - Gubernur Ganjar Pranowo sejak memimpin Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pada 2013 lalu telah berhasil menurunkan angka kemiskinan. Tercatat 1 juta warga yang kesejahteraan hidupnya meningkat dan bebas dari kemiskinan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, terhitung dari 2013-2022 Ganjar berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga 3,51 persen dari 4,8 juta penduduk miskin pada tahun 2013 menjadi 3,8 juta penduduk di tahun 2022. Bahkan pada Maret 2022 saja, jumlah penduduk miskin menurun 102,6 ribu orang dibandingkan dengan September 2021 dan turun 290,48 ribu orang dibanding Maret 2021.
Baca Juga: Hari Ibu, Serat Kartini Ganjar Perkuat Pemberdayaan Perempuan
Catatan baik ini didukung berbagai upaya Ganjar dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satunya melalui program bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang gencar dilakukan sejak tahun 2014. Mantan anggota DPR RI itu punya pandangan dalam pengentasan kemiskinan yang harus diperhatikan adalah kesejahteraan. Untuk itu, tempat tinggal menjadi prioritasnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, terhitung dari 2013-2022 Ganjar berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga 3,51 persen dari 4,8 juta penduduk miskin pada tahun 2013 menjadi 3,8 juta penduduk di tahun 2022. Bahkan pada Maret 2022 saja, jumlah penduduk miskin menurun 102,6 ribu orang dibandingkan dengan September 2021 dan turun 290,48 ribu orang dibanding Maret 2021.
Baca Juga: Hari Ibu, Serat Kartini Ganjar Perkuat Pemberdayaan Perempuan
Catatan baik ini didukung berbagai upaya Ganjar dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satunya melalui program bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang gencar dilakukan sejak tahun 2014. Mantan anggota DPR RI itu punya pandangan dalam pengentasan kemiskinan yang harus diperhatikan adalah kesejahteraan. Untuk itu, tempat tinggal menjadi prioritasnya.
Lihat Juga :