Pelonggaran di China Bikin Bursa Saham Amerika Menggeliat

Selasa, 27 Desember 2022 - 22:33 WIB
"China adalah salah satu dari sedikit negara yang benar-benar menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi tahun depan," kata Kepala Investasi CFRA Research, Sam Stovall, dilansir Reuters, Selasa (27/12/2022).

Sebelumnya otoritas China mengatakan akan berhenti mewajibkan pelancong yang masuk untuk melakukan karantina mulai 8 Januari 2023. Mereka juga menyebut bahwa akan ada relaksasi bagi pengetatan mobilitas karena dampak virus corona mulai dapat diatasi.

Dari sisi Amerika Serikat, investor tampak masih menantikan Santa Claus Rally yang diharapkan dapat mengangkat kerugian aset saham mereka akibat tekanan suku bunga Federal Reserve.

Baca juga: Malam Tahun Baru, Jadwal Lengkap Operasional KRL hingga Jam 3 Pagi

Kekhawatiran pasar tampak masih membebani kenaikan bursa saham Wall Street menyusul upaya bank sentral untuk menjinakkan lonjakan inflasi, meski taruhannya adalah perlambatan ekonomi alias resesi. Namun demikian, data makro ekonommi sejauh ini membawa sedikit harapan bahwa The Fed berpotensi akan kembali mengerem laju suku bunganya pada pertemuan Februari tahun depan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!