Pemerintah Tetap Genjot Pariwisata di New Normal, Ini Sebabnya

Minggu, 12 Juli 2020 - 09:20 WIB
Selain itu, sektor pariwisata Indonesia menduduki peringkat kesembilan dalam hal pesatnya pertumbuhan wisatawan di dunia atau ketiga di Asia dan pertama di Asia Tenggara. Sektor pariwisata menyumbang produk domestik bruto (PDB) sebesar 8% pada tahun 2018.

Di sisi lain, daya saing ketersediaan infrastruktur penunjang sektor pariwisata di Indonesia berada di peringkat 75 dunia pada tahun 2019.

"Dukungan aspek infrastruktur tersebut dinilai rendah, jika dibandingkan dengan potensi sumber daya alam dan budaya yang dimiliki Indonesia untuk pariwisata yang berada di peringkat 17," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/7/2020).

Makanya, pemerintah kemudian mengusung program 10 kawasan pariwisata baru yang dikenal "Bali Baru" untuk mendorong pariwisata Indonesia pada level internasional. Langkah itu, ditujukan agar pariwisata tak hanya menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, tapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!