Ekonomi Singapura Anjlok 3,8% di 2022, Simak Prospeknya di 2023
Selasa, 03 Januari 2023 - 11:21 WIB
Baca Juga: Preview Malaysia vs Singapura: Hidup-Mati Berebut Tiket Semifinal Piala AFF 2022
Capital Economics memperkirakan Otoritas Moneter Singapura tidak akan memperketat kebijakan moneter pada 2023. Adapun Bank Sentral Singapura telah memperketat kebijakan moneter berbasis valuta asing empat kali tahun lalu untuk melawan tekanan inflasi yang merajalela.
"Ke depan, kami pikir pertumbuhan kemungkinan akan semakin melemah. Ekspor kemungkinan akan turun lebih tingi. Seperti yang kami perkirakan, ekonomi global memasuki resesi di 2023. Tingkat suku bunga yang tinggi, tabungan rumah tangga yang menurun, dan inflasi yang tinggi cenderung menyeret permintaan domestik," ungkapnya.
Capital Economics memperkirakan Otoritas Moneter Singapura tidak akan memperketat kebijakan moneter pada 2023. Adapun Bank Sentral Singapura telah memperketat kebijakan moneter berbasis valuta asing empat kali tahun lalu untuk melawan tekanan inflasi yang merajalela.
"Ke depan, kami pikir pertumbuhan kemungkinan akan semakin melemah. Ekspor kemungkinan akan turun lebih tingi. Seperti yang kami perkirakan, ekonomi global memasuki resesi di 2023. Tingkat suku bunga yang tinggi, tabungan rumah tangga yang menurun, dan inflasi yang tinggi cenderung menyeret permintaan domestik," ungkapnya.
(nng)
Lihat Juga :