Tahan Kenaikan Harga Pertamax, Pemerintah Guyur Pertamina Rp10 Triliun
Selasa, 03 Januari 2023 - 13:35 WIB
Dia menyebut harga minyak dunia sempat menyentuh level USD87 per barel, dan berangsur turun hingga USD79 per barel. Sehingga penyesuaian harga perlu dilakukan untuk produk BBM non subsidi.
"Ini BBM harga pasar loh sebenarnya, jadi bukan BBM yang dibantu pemerintah dengan subsidi. Itu pun pemerintah melalui Pertamina membantu sampai Rp 10 triliun dari Januari sampai Agustus baru ada kenaikan," terangnya.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Alasan Harga Pertalite Tetap Rp10.000 Meski Pertamax Turun
Melihat penurunan harga minyak dunia, Erick mengaku menggelar rapat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati guna merumuskan harga jual terbaru BBM non subsidi.
"Nah, sekarang harga minyak dunia turun ke USD79 per barel karena itu kemarin, sebelum tahun baru, kami rapat tiga menteri. Ada bu Menkeu, pak Menteri ESDM, saya, bu Nicke diundang waktu itu, untuk memproyeksikan bagaimana harga BBM yang pasar, yang bukan dibantu pemerintah," jelasnya.
"Ini BBM harga pasar loh sebenarnya, jadi bukan BBM yang dibantu pemerintah dengan subsidi. Itu pun pemerintah melalui Pertamina membantu sampai Rp 10 triliun dari Januari sampai Agustus baru ada kenaikan," terangnya.
Baca Juga: Erick Thohir Ungkap Alasan Harga Pertalite Tetap Rp10.000 Meski Pertamax Turun
Melihat penurunan harga minyak dunia, Erick mengaku menggelar rapat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati guna merumuskan harga jual terbaru BBM non subsidi.
"Nah, sekarang harga minyak dunia turun ke USD79 per barel karena itu kemarin, sebelum tahun baru, kami rapat tiga menteri. Ada bu Menkeu, pak Menteri ESDM, saya, bu Nicke diundang waktu itu, untuk memproyeksikan bagaimana harga BBM yang pasar, yang bukan dibantu pemerintah," jelasnya.
(nng)
Lihat Juga :