Tingkatkan Performa Layanan Digital, MNC Bank Manfaatkan Openshift Platform
Kamis, 05 Januari 2023 - 12:02 WIB
Sebelumnya, MNC Bank sendiri telah melakukan pengembangan teknologi berbasis microservices dan API gateway yang dirancang untuk menunjang performa aplikasi dari berbagai macam fitur layanan di dalam MotionBanking. “Secara backend system, kemampuan Openshift Platform Plus di antaranya dapat menentukan level isolasi yang berbeda pada Pod Kubernetes sehingga dapat membantu menjalankan perilaku pod yang lebih jelas dan lebih konsisten serta Installer Provisioned Infrastructure (IPI) untuk menjalankan instalasi OpenShift secara otomatis,” lanjut Parman.
Menambahkan, “Sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2020, user aktif MotionBanking sendiri pada Desember 2022 telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Ini menandakan bahwa shifting layanan perbankan konvensional menuju digital memang benar-benar terjadi. Untuk itu, kami (MNC Bank) akan terus mengeksplorasi berbagai upaya yang memang diperlukan dalam aspek teknologi digital ini.”
Data Bank Indonesia (BI) menyebutkan bahwa nilai transaksi digital banking di Indonesia pada kuartal III/2022 naik 29,47% secara tahunan (year-on-year/yoy). Selanjutnya, Bank Indonesia juga menyebutkan bahwa transaksi uang elektronik pada kuartal III/2022 tumbuh 35,79% yoy. Hingga akhir tahun, BI memproyeksikan uang elektronik tumbuh 32,7% yoy menjadi Rp404 triliun.
Lebih lanjut, menurut Parman, Openshift Platform Plus melalui API Gateway menawarkan fleksibilitas dengan memanfaatkan workflow, terutama pada integrasi yang meliputi visibilitas aplikasi secara otomatis, termasuk visibilitas yang lebih luas yang menampilkan aplikasi, manajemen klaster langsung dari Red Hat Ansible Automation Platform serta menyediakan lebih banyak pilihan untuk mengimbagi lansekap kebijakan dari microservices.
“Dengan potensi basis user MNC Grup yang lebih dari jutaan user, promo menarik serta kerja sama dengan berbagai berbagai mitra, besar harapan kami bahwa MotionBanking dapat menjadi pilihan nasabah dan memenuhi ekspektasi mereka dalam kemudahan transaksi perbankan,” tutup Parman.
Menambahkan, “Sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2020, user aktif MotionBanking sendiri pada Desember 2022 telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Ini menandakan bahwa shifting layanan perbankan konvensional menuju digital memang benar-benar terjadi. Untuk itu, kami (MNC Bank) akan terus mengeksplorasi berbagai upaya yang memang diperlukan dalam aspek teknologi digital ini.”
Data Bank Indonesia (BI) menyebutkan bahwa nilai transaksi digital banking di Indonesia pada kuartal III/2022 naik 29,47% secara tahunan (year-on-year/yoy). Selanjutnya, Bank Indonesia juga menyebutkan bahwa transaksi uang elektronik pada kuartal III/2022 tumbuh 35,79% yoy. Hingga akhir tahun, BI memproyeksikan uang elektronik tumbuh 32,7% yoy menjadi Rp404 triliun.
Lebih lanjut, menurut Parman, Openshift Platform Plus melalui API Gateway menawarkan fleksibilitas dengan memanfaatkan workflow, terutama pada integrasi yang meliputi visibilitas aplikasi secara otomatis, termasuk visibilitas yang lebih luas yang menampilkan aplikasi, manajemen klaster langsung dari Red Hat Ansible Automation Platform serta menyediakan lebih banyak pilihan untuk mengimbagi lansekap kebijakan dari microservices.
“Dengan potensi basis user MNC Grup yang lebih dari jutaan user, promo menarik serta kerja sama dengan berbagai berbagai mitra, besar harapan kami bahwa MotionBanking dapat menjadi pilihan nasabah dan memenuhi ekspektasi mereka dalam kemudahan transaksi perbankan,” tutup Parman.
Lihat Juga :